LIRA Tuding PT Imasco Asiatic Jember Diduga Terima Bahan Baku dari Tambang Ilegal

  • Share

Probolinggo, deteksionline.com- Semenjak pabrik Semen di Jember berdiri, kegiatan Tambang Klay (Tanah Liat) yang diduga illegal di Kabupaten Jember semakin marak dan sporadis.

Wapres LIRA Irham Maulidy, Jum’at pagi (04/09) di Surabaya menerangkan, LIRA menduga maraknya Tambang Klay yang ilegal di Jember dan sekitarnya karena PT Imasco Asiatic menerima Klay dari hasil Tambang ilegal masyarakat.

“Kami telah melakukan investigasi dan telah menyurati PT. Imasco Asiatic sebagai perusahaan yang diduga telah menerima bahan baku berasal dari hasil Tambang illegal, namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari mereka” ujar Irham kepada deteksionline.com, Jum’at (4/9).

Dalam rekaman video yang dimiliki LIRA, tampak terlihat Puluhan armada Truck antre untuk mengangkut tanah dan disinyalir dibawa ke pabrik Semen Imasco di Puger.

” Ada rekaman vidio tampak terlihat Puluhan armada Truck antre untuk mengangkut Klay dan disinyalir Klay itu akan dibawa ke pabrik Semen Imasco di Puger”, terang Irham.

Masih menurut Irham, saat ini pihak LIRA telah melayangkan surat konfirmasi yang kedua, bila kembali tidak ada respon maka LIRA akan membuat laporan tertulis kepada pihak aparat penegak hukum.

” Kalau tidak ada tanggapan, LIRA akan membuat laporan tertulis kepada pihak berwajib”, imbuh Irham.

Sementara Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH) LIRA Jawa Timur Asman Afif ramadhan menegaskan akan terus mendalami kasus penambangan Klay ilegal itu dan akan menelusuri kemana Klay dari hasil ilegal itu dibawa.

“Saya akan terus mendalami kasus ini hingga tuntas. Saya tegaskan kepada pihak PT Imasco jangan sekali kali bermain main dengan urusan hukum. Jika memang tidak merasa melakukan suatu pelanggaran hukum, ya segera dijawab saja melalui surat juga”, tutur Asman Afif.

Asman Afif mengatakan kalau seperti ini dugaan kami semakin kuat adanya tindak pidana yang dilakukan oleh PT Imasco.

“Saya akan terus kawal kasus ini dan saya akan selalu koordinasi dengan petugas penegak hukum hingga kasus ini tuntas. Rencana Minggu depan saya akan turun langsung bersama tim ke lokasi ” imbuh Asman Afif Ramadhan yang juga seorang Pengacara.

Ironisnya dugaan PT Imasco Jember menerima Klay dari hasil Tambang ilegal itu dibatah oleh IDR, melalui nomor telepon 0331.5102388, IDR mengaku semua bahan baku yang diterima PT Imasco Asiatic adalah hasil dari Tambang legal.

” Semua bahan baku yang diolah oleh PT Imasco semuanya legal, tidak mungkin bahan baku ilegal bisa masuk kesini” ujar IDR penerima TeleponĀ  dari pihak PT Imasco, Jum’at (4/9) kepada deteksionline.com.

Namun pengakuan IDR sangat aneh, karena setelah itu IDR melempar persoalan ini kepada ATN (nama samaran) rekannya yang menurutnya itu adalah bidangnya di PT Imasco, tetapi setelah dihubungi, ATN mengaku bukan dari PT Imasco.

” saya bukan dari Imasco ya mas, saya tidak tau masalah itu” tutur ATN dengan singkat.

Untuk diketahui berdasarkan situs www.singamerah.com, Jember Hongshi Cement adalah perusahaan Semen skala besar hasil kerjasama antara perusahaan Tiongkok Hongshi Holding Group dengan PT. Semen IMASCO Asiatic Indonesia.

Pabrik iniĀ berlokasi di Desa Puger Wetan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Indonesia, dan memiliki deposit tambang siap pakai berkualitas tinggi dengan sumber daya batu kapur lebih dari 100 juta ton, sedang dalam tahap pembangunan jalur produksi semen klinker proses kering baru dengan target output harian sebesar 8.000 ton dan sistem pembangkit listrik panas limbah murni bersuhu rendah 12MW.

Proyek ini didukung dengan peralatan canggih, teknologi termutakhir dan dilengkapi dengan sistem perlindungan lingkungan kelas atas, Setelah memasuki tahap produksi, diharapkan bisa menghasilkan 3 juta ton Semen berstandar tinggi.

Penulis : Irfan
Editor : Herman

 1,763 total views,  3 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *