BST Prov Babel Segera Cair, Rusli : Masih Dalam Finalisasi On Proses

  • Share

Keterangan Foto : Rusli Sekretaris Dinsos Babel

PANGKALPINANG, deteksionline.com – Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung diamanahkan oleh Gubernur untuk menyalurkan Program Bantuan Sembako Tunai( BST) dari dana APBD Provindi Bangka Belitung Tahun 2020.
Sasaran program BST yakni sebanyak 50 kk per desa/ per kelurahan.

” Dinsos Babel diamanati pak gubernur untuk menyalurkan dana ini.Tetapi untuk realisasinya sendiri masih dalam finalisasi on proses,”ujar Sekretaris Dinsos Babel, Rusli saat ditemui di ruang kerjanya,.Senin (31/8) di Pangkalpinang.

Sebab nantinya penerima manfaat dana BST ini adalah masyarakat yang memang belum pernah mendapatkan bantuan sosial dari manapun seperti Bantuan Langsung Tunai( BLT), Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) atau Program Keluarga Harapan( PKH) dan lainnya.

Sedangkan masyarakat yang sudah terekrut dalam program bansos lainnya, maka tidak bisa mendapatkan BST tersebut guna menghindari tumpang tindih data.

Rusli menyebut dari usulan awal dana BST yang akan di bayarkan kepada 50 kk/ desa/ kelurahan tersebut sebesar 1.000.000/ bulan kemudian di revisi kembali menjadi 600.000/ kk/ 3 bulan dan terakhir diusulkan lagi menjadi 300 ribu untuk 1 bulan saja.
Banyaknya pertimbangan ini dikarenakan harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang dirasakan berat saat ini.

” Saya yakin InshaaAlloh BST ini akan segera disampaikan kepada penerima manfaat yang memang berhak menerimanya, sebab kemarin DPRD Babel juga sudah setuju,”tambahnya.

Program BST ini juga termasuk akan menyasar kepada lansia yang memang belum mendapatkan bantuan sosial darimanapun.Yaitu masyarakat yang memang berada di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial ( DTKS) yang selama ini telah menerima bantuan dari program BPNT, PKH maupun BLT secara otomatis.

” Sedangkan data DTKS tahap ketiga sudah mencapai 47 ribu Keluarga Penerima Manfaat( KPM) se Bangka Belitung.Oleh karena itu melalui BST APBD Babel ini kita akan tambahkan lagi khusus untuk mereka yang memang belum pernah mendapatkan bantuan darimana pun,”tambah Rusli.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah Bangka Belitung melalui Dinas Sosial akan memback up, menyisir sekecil-kecilnya dan sedetil-detilnya data masyarakat Bangka Belitung yang belum pernah mendapatkan bantuan apapun dan darimanapun.

Mereka inilah yang berhak dibantu melalui BST APBD Babel 2020.”Sehingga diharapkan melalui BST ini nantinya tidak ada lagi masyarakat Babel yang tidak tersentuh bantuan sosial.Apalagi di tengah kondisi akibat pandemi covid-19.

Jadi kami tegaskan bahwa penerima BST ini nantinya adalah masyarakat yang terdampak covid-19 dan belum pernah menerima dana dari pemerintah pusat, daerah maupun CSR dari swasta.

“Kalaupun yang selama ini sudah dapat dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, swasta melalui CSRnya hingga ormas-ormas yang sudah mengumpulkan ataupun memberikan bantuan maka tentu kita ikut senang dan silahkan saja.Tetapi kalau yang belum pernah mendapatkan, maka melalui BST inilah kita berharap masyarakat akan ikut terbantu,”ujarnya lagi.

Rusli uga memastikan bahwa pemerintah daerah Bangka Belitung khususnya juga akan tetap memberikan perhatian dan menangani untuk panti asuhan sebagaimana mestinya walaupun pandemi covid-19 juga telah begitu banyak membuat perubahan signifikan dari segala arah.Termasuk memfokuskan anggaran untuk penaganan covid-19.

“Peran RT,RW, kadus, kades juga sangat dibutuhkan dalam membantu mengumpulkan data penerima BST ini nantinya sebab mereka lebih tau kondisi warganya masing-masing.Sebab endingnya data yang sudah terekap dari seluruh kabupaten/ kota maka harus dikirim ke dinsos Babel beserta dengan surat keputusan bupati/walikota tentang calon penerima BST.Dalam penyaluran BST ini juga akan menggandeng pihak inspektorat, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan(BPKP )termasuk sinergi untuk Kamtibmasnya bersama Polri,”tambahnya lagi.

Penulis : Liya
Editor : Hendra

 625 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *