Hendri : KBM Tatap Muka Dibolehkan, Semua Harus Pro- Aktif

  • Share

Foto : Kepala LPMP Babel Hendri Gunawan

PANGKALPINANG, deteksionline.com – Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan ( LPMP) Provinsi Bangka Belitung, Hendri Gunawan menyebut pihaknya akan terus mendorong para guru-guru juga harus pro-aktif di sekolah ketika KBM akan kembali diterapkan dengan tatap muka secara bertahap.

Yakni juga kalau ada kerumunan anak maka tolong segera di bubarkan dari kerumunan, tidak bertukar alat tulis dan bawa masing-masing , jangan ganti-gantian.Dan tak kalah penting lagi adalah makanan.

“Maka baiknya kalau menurut kami kantin sekolah jangan buka dulu , tetapi anak-anak harus bawa makanan dari rumah masing-masing , jangan sampai mereka melakukan join-join tukar makanan, sebab ini dilarang keras, makanya guru-guru kita juga harus berpatroli  keliling sekolah, menindaklanjuti hal-hal yang memang perlu dilakukan”, jelas Hendri kepada awak media, Jum’at (28/8) di Pangkalpinang.

“Bahkan kapasitas sekolah harus diperhatikan, tidak boleh kelas terisi penuh, maksimal  paling 50 persen. Atau kita bisa juga melakukan sistem belajar training , minggu misalnya ini anak-anak bertemu di sekolah kemudian membawa tugas di rumah masing-masing, minggu depan untuk tatap muka pembahasan,” tambah Hendri.

Bukan berati tatap muka setiap hari masuk, Hendri menerangkan, misalnya minggu ini jadwalnya untuk  kelas 1,2 dan 3, minggu depannya giliran untuk kelas 4,5,6.

“Jadi memang perlu fleksibilitas, sebab di masa pandemi yang memang perlu dilakukan adalah tetap melakukan strategi, sehingga yang penting hak anak untuk belajar tetap terjamin, orang tua di rumah juga tenang dan nyaman, termasuk guru juga aman”, imbuh Hendri.

Ia juga menanggapi untuk anak SD  juga perlu  dilakukan kajian yang komprehensif  dan harus melibatkan semua unsur,

“Tidak bisa begitu saja, mau sekolah mau tidak terserah, nggk bisa seperti itu, makanya harus ada pemeriksaan dari gugus tugas, layak apa tidak sekolahnya dan bagaimana juga dengan kesiapan guru-gurunya hingga persetujuan orang tuanya”, pinta Hendri.

Kemudian Ia yakin edukasi ini sangat perlu dilakukan termasuk oleh orang tua.Sebab orang tua tidak bisa mengambil keputusan serta merta tanpa ada informasi dari sekolah, karenanya sekolah juga harus memberikan informasi lengkap ke orang tua, menyangkut alasan, dasarnya, infrastruktur kesehatan, supaya ada keyakinan orang tua pas mau melepas anak ke sekolah dan tidak ragu-ragu.

“Kami LPMP Babel juga akan tetap memantau, walaupun kami bukan penentu kebijakan, tetapi paling tidak kami dapat memberikan masukan-masukan dan bisa ikut mengawasi. Dan ini akan kami laporkan ke pihak Kemendikbud terkait pembukaan sekolah  baru di era new normal di Babel , nanti kita akan lihat situasi sekolah, kita akan liat perlunya perbaikan supaya ada solusi untuk melakukan proses KBM ini dengan aman dan nyaman nagi semua pihak,” tambahnya.

Penulis : Liya
Editor    : Herman

 506 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *