Molen Sampaikan RAPBD Perubahan Pemkot Pangkalpinang

  • Share

PANGKALPINANG, deteksionline.com-Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil atau yang biasa disapa Molen menyampaian laporan rancangan kebijakan umum perubahan anggaran dan prioritas, plafon anggaran sementara perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020 dalam sidang paripurna kesembilan belas masa persidangan ketiga DPRD kota Pangkalpinang. Sabtu,(22/8).

Dalam laporan itu Walikota Pangkalpinang Molen mengatakan rancangan kebijakan umum perubahan APBD ini dilakukan karena adanya penyesuaian akibat perkembangan berbagai aspek,sehingga perlu dilakukan penyesuaian kembali sesuai dengan perkembangan pelaksanaan.

“Dalam rancangan kebijakan umum dan PPAS pendapatan daerah yang bersumber dari dana transfer pusat dan provinsi mengalami penurunan yang cukup signifikan,” ungkap Molen didepan anggota DPRD kota Pangkalpinang.

Molen juga menjelaskan ada berapa hal yang menyebabkan penurunan yang signifikan disebabkan berapa faktor yang antara lain.yang pertama penanganan pendemi corona virus disease 2019 dan dana bagi hasil dari pemerintah provinsi.

“Dua hal ini mengalami penurunan dari transfer Pemerintah pusat berkurang sekitar Rp. 43,9 milyar karena ada pendemi Covid 19 dan dari pemerintah provinsi berkurang Rp. 17,7 milyar”, imbuhnya.

Untuk itu pemerintah kota Pangkalpinang melakukan penyesuaian alokasi belanja daerah. Rencana alokasi belanja pada rancangan kebijakan umum dan PPAS perubahan tahun anggaran 2020 ini secara umum dialokasikan untuk memenuhi belanja wajib meningkatkan seperti belanja listrik, belanja pemeliharaan kendaraan dinas, kekurangan belanja jasa penunjang kegiatan kantor/lapangan serta belanja pada kegiatan mendahului perubahan terkait refocusing dan realokasi anggaran untuk kegiatan covid seusai instruksi Menteri Dalam Negeri.

“Realokasi belanja tidak terduga ke belanja langsung dalam program kegiatan sebagai upaya pemulihan ekonomi dengan tetap memperhatikan kebutuhan penanganan pendemi Covid 19 sesuai dengan kondisi kewilayahan. Sehingga mampu mengimplementasikan “Adaptasi kebiasaan baru dikota Pangkalpinang,” tegas Molen.

Penulis : G Julianto
Editor ; Herman

 164 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *