Pulihkan Perekonomian Babel, Senator Alexander : Tindak Tegas Pelaku Yang ” Bermain ” di Pertambangan Timah

  • Share

JAKARTA, deteksionline.com-Masyarakat Provinsi Bangka Belitung selama ini hanya mengandalkan sektor pertambangan Timah. Namun dalam situasi Covid-19 dan anjloknya harga Timah, membuat perekonomian masyarakat Provinsi Bangka Belitung sangat berdampak sekali.

Untuk memulihkan perekonomian masyarakat Provinsi Bangka Belitung tersebut, Senator Alexander Fransiscus mengatakan, Pemerintah semestinya mengambil tindakan tegas terhadap pelaku-pelaku yang banyak ‘bermain’ dalam sektor pertambangan Timah ini, baik dari pihak BUMN PT Timah ataupun dari APH yang lainnya.

“Harus ada tindakan tegas bila ada oknum-oknum yang ‘bermain’ baik Kepala Daerah maupun aparat penegak hukum dan lain-lain dalam penyalahgunaan kewenangannya. Dari instansi manapun harus ditindak tegas sehingga yang “Mengurita” lepas dari cengkraman di Pertimahan yang ada di Provinsi Bangka-belitung,” tandasnya.

Alex menyebutkan, kalau ada yang coba-coba ‘ Bermain’, sebagai Senator Bangka Belitung meminta Kapolri, Kejaksaan, KPK harus segera Turun menindak.

” Kami yakin APH tidak tebang pilih dalam bertindak,”ucap Alex dengan nada tegas.

Lanjut Akex, PT Timah dalam hal ini masuk didalam BUMN plat merah milik pemerintah tentunya, harus dapat merangkul seluruh Stakcholder dan mitra-mitranya dalam hal ini smelter-smelter yang kemarin juga tidak berjalan dan bisa bersinergi dengan PT Timah.

” PT Timah harus bisa bersinergi dengan mitra-mitranya, seperti Smelter- smelter karena Smelter itu sangat menyerap tenaga kerja”, ungkap Alex.

Setiap Provinsi mempunyai sumber Daya alam yang berbeda – beda, namun khususnya kandungan Bijih Timah di Provinsi Babel adalah “Rajanya”.

” Dimana kita tahu mineral ikutan dari Timah ini banyak kegunaannya namun sayang tidak di kelola dengan baik sesuai amanat UUD 1945 pasal 33 ayat 3 berbunyi” Bumi Dan air Dan Kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara Dan dipergunakan untuk sebesar – besar kemakmuran rakyat,” tegas Pria yang dikenal Vocal.

Kemudian Alex ungkapkan, kita miris melihat tata kelola pertimahan yang ada sekarang, dimana seharusnya dalam wabah Covid -19 ini Provinsi Babel mampu mempertahankan perekonomian yang Ada bukan sebaliknya.

“Kita harus bersinergi antara Pusat dan Daerah sehingga masyarakat Babel dapat merasakan filosofi dari Pancasila sila ke 5 yg berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. ungkap Alex.

“Visi dan misi yang sama harus dapat mendongrak devisa negara dan untuk perusahaan plat-plat merah ini mestinya harus hilang dari “tikus-tikus” yang menggerogoti perusahan plat merah di Babel dan untuk penegak hukum jangan ada lagi yang bermain didalam penindakan hukumnya jadi harus ada “Keadilan” disini jangan sampai tajam kebawah, tumpul ke atas”, tambah Alex.

Seperti diketahui, timah sudah menjadi leading sektor di Babel lebih dari 300 tahun lalu. Namun baru-baru ini Gubernur Erzaldi dalam talkshow bersama Berita Satu yang bertajuk “60 minutes with Erzaldi Rosman” mengatakan bahwa Babel tidak bisa sepenuhnya bergantung kepada pertambangan, mengingat tambang merupakan sumber daya yang bisa habis dan tidak bisa diperbaharui.

Dalam penjelasannya, apabila tambang sudah habis, maka penggantinya tidak ada. Selain itu, pemerintah pun akan mengalami tantangan yang besar dan sulit dalam mengelola kawasan yang rusak sebagai akibat dari penambangan. Gubernur Erzaldi berusaha mencari solusi dari pertambangan yang bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Bagaimana kita bisa mengoptimalkan dari sisa-sisa tambang ini? Betul-betul dapat memberikan solusi bagi kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung ke depannya. Makanya, di pertengahan jalan ini, tambang sudah tidak menjadi primadona”, imbuh Erzaldi
…(budi s)

 235 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *