LSM Lira Kota Probolinggo Duga Proses Lelang Bank BTPN Tidak Prosedural

  • Share

PROBOLINGGO-deteksionline.com-
Pegiat anti korupsi Lembaga Swadaya Masyarakat (Lsm) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) kota Probolinggo menduga proses lelang yang dilakukan oleh pihak Bank BTPN kota Probolinggo tidak melalui prosedur proses lelang yang benar.

Pasalnya, Proses lelang tersebut hanya dilakukan satu kali oleh panitia penyelenggara proses lelang, proses lelang dilakukan satu kali langsung muncul pemenang, tanpa ada surat pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak Bank kepada Debitur, atau sp 1 sp II sp III.

Menurut walikota Lsm Lira kota Probolinggo Prasetyo Eko Karso menegaskan kepada pihak Bank BTPN agar segera membatalkan proses lelang tersebut yang sudah memunculkan pemenang, Obyek bangunan rumah yang terletak di daerah Kelurahan Mayangan kota Probolinggo.

” Pihak Bank BTPN seharusnya bekerja lebih profesional lagi dan transparansi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada Debiturnya, khususnya debitur yang bersengketa agar kedepannya tidak ada pihak yang dirugikan, seperti yang dialami oleh saudara Ambo Asse (debitur) Bank BTPN KCP kota Probolinggo”, tegas Orang nomor satu di Lira kota Probolinggo Prasetyo Eko karso, Selasa (18/8).

“sekali lagi saya minta kepada pihak bank BTPN kcp kota probolinggo agar segera menyalesaikan kasus sengketa ini dengan baik dan benar, kalau tidak nanti akan kami tempuh dengan jalur hukum yang berlaku di negara tercinta ini.
kami tidak main main Hal ini akan kami laporkan ke Ditreskrimsus Polda Jatim subdit II bidang perbankan ” lanjut Eko.

Ambo Asse merupakan salah satu debitur bank BTPN KCP kota Probolinggo, mengaku tidak pernah menerima sepucukpun surat pemberitahuan dari pihak Bank BTPN,

Sementara itu Wasekda Lsm Lira kota Probolinggo Dany bersama beberapa awak media mendatangi kantor Bank BTPN kota Probolinggo, Selasa (18/8) untuk klarifikasi langsung kepada pimpinan Bank BTPN KCP kota Probolinggo terkait kasus sengketa debitur atas nama Ambo Asse , namun sayangnya pimpinan dari Nank BTPN Probolinggo tersebut tidak ada ditempat,

Kedatangan Wasekda Lsm Lira kota Probolinggo beserta awak media kekantor BTPN KCP Probolinggo ditemui oleh andre salah satu petugas dari Bank BTPN KCP Probolinggo,

Wasekda Lsm Lira kota Probolinggo meminta agar secepatnya bisa dipertemukan dengan pihak pimpinan Bank BTPN Probolinggo.

“permintaan yang saya minta terkait persyaratan proses lelang tersebut diantaranya seperti surat pemberitahuan atau SP 1 SP 2 dan SP 3 kepada pihak debitur, yang ke 2 penetapan leleng dari KPKNL kepada pihak debitur, pengumuman dan pemberitaan di media cetak maupun online yang harus diketahui oleh pihak debitur,
Penetapan pemenang sehingga keluar risalah pemenang lelangnya,
Hasil limite penjualan lelang harus diketahui oleh pihak debitur,
Sekali lagi kami minta secepatnya kepada pihak Bank BTPN KCP Probolinggo untuk melengkapi permintaan dari kami, karena kami merupakan kuasa dari debitur atas nama Ambo Asse” papar Dany.

Sementara itu salah satu Petugas dari Bank BTPN KCP Probolinggo Andre akan menyampaikan secepatnya kepada pimpinannya, karena saat ini pimpinannya tidak ada ditempat.

“untuk saat ini pimpinan kami sedang tidak ada dikantor, biasanya pimpinan kami ada dikantor Probolinggo itu hari Kamis atau hari Jum’at, kalau hari hari biasa siasanya ada di kantor BTPN Malang atau Lumajang”, jelasnya..(tim)

 765 total views,  3 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *