Degum : Bandar Narkoba Layak Dihukum Mati

  • Share

Degum bersama Arman Depari

JAKARTA,deteksionline.com-Presiden Gebrakan Anti Narkoba Nasional (GANN) Raden Dewi Gumay yang biasa disapa Degum mengingatkan kepada generasi muda Indonesia untuk menjauhi Narkoba karena kejahatan Narkoba itu sangat luar biasa sekali, Narkoba bisa menjatuhkan korban jiwa.

Melalui rilis yang diterima redaksi Deteksi Online, Jum’at (14/8) Degum menyampaikan, GANN meminta Pemerintah untuk lebih tegas kepada Bandar Narkoba, karena menurut Degum dalam situasu Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini bisa dimanfaatkan oleh Bandar Narkoba untuk masuk ke Indonesia.

“Disituasi Covid-19 ini kita jangan lengah, momentum ini dimanfaatkan Bandar Narkoba untuk masuk ke Indonesia dengan berbagai cara mereka menyelundupkan Narkoba itu baik dari melalui jalur Darat, Laut dan Udara”, tegasnya.

Degum mengatakan, saat ini Indonesia dalam situasi gawat narkoba, Indonesia merupakan Surga bagi para Bandar Narkoba, tentunya kita semua harus merapatkan barisan untuk melawan Narkoba dan menyelamatkan para generasi penerua Bangsa. Narkoba itu tidak kenal usia.

“Narkoba tidak kenal itu Tua dan tidak kenal itu Muda, tidak kenal itu para Artis, Politisi, Penegak hukum, akademisi, tokoh agama dan masyarakat atas dan masyarakat bawah dan semua kalangan bisa terkena dari bahaya barang haram tersebut”, imbuhnya.

Sekali kenal Narkoba jelas Degum, kita tidak bisa lepas dari jeratan Narkoba, maka itu jauhilah Narkoba.

“Sekali gunakan narkoba akan rusaklah masa depan generasi muda, yang mempunyai cita-cita sebagai penerus bangsa,” jelas Wanita murah senyum ini.

Dia menuturkan, sering diminta untuk memberikan penyuluhan-penyuluhan ke Sekolah-Sekolah yang ada di Jakarta maupun daerah-daerah pedalaman terkait bahaya Narkoba.

“Saya sering diminta sebagai narasumber Narkoba. Belum lama ini saya menjadi narasumber di Jambore Nasional.,” ujar Degum.

Melihat kenyataan betapa bahayanya Narkoba bagi generasi Muda Indonesia, Degum meminta Pemerintah menghukum mati Bandar-Bandar Narkoba itu jika tertangkap, itu untuk memberi efek jera, sudah saatnya kita berperang melawan Narkoba.

“Tentunya disini kita harus perang..!!Perang..!!..Perang melawan bandar-bandar besar narkoba. Karena itu, perlu peranan dari elemen rakyat Indonesia dan stakeholder  untuk bersatu. Katakan lawan narkoba karena kejahatan ini sudah Sangar luar biasa,” kata Dewi sambil menyebut para bandar besar layak dihukum mati dan jangan dikasih ampun biar ada efek jera.

Sebaliknya, lanjut Degum, bagi para penguna Narkoba harus tetap di rehabilitasi, karena mereka itu korban Bandar-Bandar Narkoba.

“Pengguna harus diberi kesempatan untuk sembuh agar direhabilitasi,”  Presiden GANN ini dengan tegas.

GANN selalu siap bekerja sama dengan BNN, BNP dan Kepolisian untuk memberantas masuknya Narkoba ke Indonesia.

“Saya selaku Presiden GANN bekerja sama baik dengan  BNN, dan BNP, Kepolisian terus selalu siap membantu menyelamatkan generasi muda agar jauhi bahaya narkoba. Intinya kematian setiap hari terjadi akibat Narkoba masih ada. Mati atau berhenti, kalau tidak mati tentunya masuk penjara akibat Narkoba,” tandas Degum.

Kita mengapresiasi kepada BNN yang telah banyak mengungkap kasus-kasus besar, menangkap para Bandar-Bandar Narkoba seperti baru-baru ini dapat digagalkan oleh BNN.

‘Siapa lagi kalau bukan kita untuk dapat menyelamatkan generasi muda untuk terhindar dari Barang haram tersebut,” ujar Degum lagi.

Sebetulnya, kata Degum, dengan Undang-Undang No 35 Tahun 2009 sudah ditegaskan bahwa dengan kondisi darurat Narkoba saat ini, kita harus memberikan sosialisasi penyuluhan P4GN (Pencegahaan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba)..(budi s)

 389 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *