Yudas Sabaggalet : Pertahankan Zona Hijau di Mentawai

  • Share

Mentawai, deteksionline.com-Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet meminta kepada masyarakat Kepulauan Mentawai untuk mempertahan status Zona Hijau di Kepulauan Mentawai.

Permintaan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 360/410/BUP-2020 tentang perubahan kriteria dan persyaratan bagi pelaku perjalanan dimasa adaptasi tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19.

Dalam jumpa Pers Juru bicara Gugus tugas Kabupaten Kepulauan Mentawai, Serieli Bawamenewi, SH bersama Kadis Kesehatan Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar, di ruangan rapat setda mentawai , Kamis (6 /8/ 2020) menerangkan,

” Melakukan pemberlakuan terkait Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 360/410/BUP-2020 tentang perubahan kriteria dan persyaratan bagi pelaku perjalanan, baik masuk ke Kepulauan Mentawai ataupun yang keluar Kepulauan Mentawai”, ungkap Serieli Bawamenewi.

Yang mana salah satu aturan dari edaran itu sebut Serieli, terkait kriteria dan syarat pelaku perjalanan dari atau ke wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Bàrat, dan aturan syarat ini yang harus dipatuhi bagi pelaku perjalanan dan penyeberangan dari Padang atau sebaliknya.

” Pelaku perjalanan wajib mematuhi SE Bupati tersebut”, kata Serieli Bawamenewi, SH.

Menurutnya, dalam SE juga mengatur bahwa bagi pelaku perjalanan wajib memiliki dan menunjukkan identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau tanda pengenal lainnya serta menunjukkan keterangan hasil pemeriksaan swab test atau rapid Test dengan hasil negatif yang masih berlaku selama 14 hari.

“Juga termasuk hasil surat keterangan bebas gejala seperti influenza, batuk, demam yang dikeluarkan dokter dari fasilitas kesehatan resmi”, imbuh Serieli Bawamenewi.

Kemudian, Serieli Bawamenewi,SH sebutkan juga bagi pelaku perjalanan yang tidak dapat menunjukkan hasil pemeriksaan Swab Test atau Rapid Test dari Padang masuk wilayah Mentawai wajib untuk bersedia mengikuti pemeriksaan pengambilan Swab Test oleh petugas medis di Dermaga Tuapejat, Kabupaten Kepulaun Mentawai, saat itu juga tanpa menunggu besok, tegas.

“Kewajiban ini berlaku bagi pelaku perjalanan yang masuk dipelahuhan Kepulauan Mentawai yang tidak bisa menunjukkan hasil Swab test atau Rapid Test”, ujarnya.

“Ini harus di patuhi. Terkait khususnya wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai sudah masuk zona hijau, dan status ini harus di pertahankan”, lanjut Serieli Bawamenewi dengan tegas.

Ia menambahkan, Petugas pelabuhan untuk melayani Swab Test akan disediakan oleh Dinas Kesehatan dan bagi mereka yang di Swab harus wajib karantina mandiri sebelum hasil pemeriksaan dinyatakan negatif Covid-19.

“Berlakunya Surat edaran Bupati tersebut mulai berlaku hari Senin Tanggal 10 Agustus 2020, tidak ada lagi gratis biaya swab test dan Rapid Test, Padang atau Kep. Mentawai, harus membayar sesuai aturan yang berlaku”, ujarnya.

Sementara Juru bicara Bidang Kesehatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Lahmuddin Siregar menyebutkan, Pandemi Covid-19 ini belum berakhir, jadi kita jangan sepelekan himbauan, obatnya adalah disiplin kita dalam mematuhi aturan protokol Kesehatan.

” Soal biaya swab test dan rapid test,sesuai aturan pemerintah seratus lima puluh ribu rupiah dan bisa di layani melalui pelayanan kesehatan swasta, dan rumah sakit umum puskesmas”, ujarnya.

Lahmuddin meminta Masyarakat tetaplah ikuti protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, sebut Lahmuddin Siregar.

“Ikuti protokol Kesehatan, jaga jarak, cuci tangan dan gunakan masker dan hindari kerumunan masyarakat”, pintanya..(delau)

 344 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *