KARAWANG, deteksionline.com- Tanpa papan nama proyek, proyek Normalisasi saluran kali di wilayah Dusun Kosambi Batu II Desa Kosambi Batu Kecamatan Cilebar Kabupaten Kerawang melanggar
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang. Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik. Indonesia Tahun 2008 Nomor 61.

Padahal papan nama merupakan suatu bentuk informasi agar mudah di
akses oleh masyarakat sebagai sarana untuk memperoleh informasi berdasarkan asas keterbukaan dan tranfaransi serta tanpa ada yang harus di rahasiakan akan
tetapi semua itu ternyata hanyalah sebuah wacana. Proyek tanpa papan nama yang lazim di sebut dengan istilah proyek Siluman.

Pengakuan salah satu warga Desa Kosambi Batu yang berinisial SA menjelaskan pekerjaan Nirmalisasi Saluran Kali Desa Kosambi Batu itu sudah berlangsung sekitar 5 hari, itu pekerjaan Dinas PU PR Kabupaten Kerawang.

“Pengerukan ini sudah dikerjakan sekitar 5 hari, dananya dari Dinas PUPR Karawang bukan dana Aspirasi, nama pelaksana biasanya dipanggil Kentung”, imbuh SA, Senin (27/4) kepada Deteksi.

SA mengatakan, sejak mereka bekerja, tidak ada Papan Nama Proyek, jadi tidak tahu berapa dana dan perusahaan mana yang mengerjakan.

” Kami tidak tau perusahaan mana yang mengerjakan, tetapi kelihatannya dari Dinas PUPR”, terangnya.

Sementara Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Asep Hajar ketika dimintai tanggapannya mengenai SPK, atau Papan nama proyek itu, tidak mengetahuinya.

” Kalau SPK yang tahu itu PPK kang, kalau Papan nama tanya PPK juga”, Jelasnya (27/04/20) melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu Ujang Suhendi selaku Pengawas Dinas PUPR Wilayah III menerangkan jija dirinya merasa tidak tahu menahu pekerjaan dari bidang Sumber Daya Air (SDA) khususnya Normalisasi kali dan dia juga menegaskan tidak pernah mengurusi pekerjaan di bidang SDA..(Asep Sukmana)