by

Jelang PON 2020 Papua, Dirnarkoba PMJ : Bahaya Narkoba Ancam Masa Depan Indonesia

JAKARTA, deteksionline.com – Jelang PON 2020 di Papua, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Herry Heryawan mengajak milienel untuk menjauhi narkoba.

“Ancaman bahaya narkoba di Indonesia telah berada pada posisi yang membahayakan bagi kelangsungan masa depan masyarakat Indonesia,” kata Dirnarkoba di Bundaran Hotel Indonesia,Jakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, sesuai data rilis BNN, prevalensi setahun pakai di kalangan pekerja sebesar 2.1 persen atau setara dengan 1.514.037 orang yang menggunakan narkoba setiap tahunnya.

Prevalensi setahun pakai di kalangan pelajar 3.21% atau setara dengan 2.297.492 orang yang menggunakan narkoba setiap tahunnya.

“P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) yang dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya merupakan suatu gerakan yang massif serta menunjukkan kepedulian agar generasi muda Indonesia tidak dirusak oleh bahaya Narkoba,” katanya dalam acara bertajuk “Bersama Lawan Narkoba, Menuju Jakarta Zero Narkotic”.

Ia menyatakan, Indonesia butuh memacu kompetensi bangsa yang sehat, cerdas, dan berintelektual dengan menangkal segala gelombang ancaman narkoba sejak dini, sejak awal, dan sejak saat ini.

Generasi milenial sebagai generasi penerus bangsa harus membangun solidaritas dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Perlu ada kerja keras dari seluruh komponen masyarakat untuk membantu kerja kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya dengan menyukseskan dan menggelorakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan perang terhadap Narkoba,” katanya.

“Tidak lupa, kita semua harus menyukseskan PON 2020 di Papua sebagai prestasi bangsa dan sebagai ajang untuk semua anak muda Indonesia menunjukkan prestasinya,” ujarnya

Ia menambahkan, PON 2020 di Papua dan masyarakat Papua saat ini menyampaikan pesannya untuk seluruh masyarakat Jakarta dan Indonesia agar menjauhi narkoba dan hidup menyenangkan tanpa narkoba.

Beberapa hari lalu, Polri khususnya Polda Metro Jaya pada hari ini menunjukkan keseriusan dalam memerangi Narkoba yang mengancam pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia.

Keseriusan ini dapat dlihat dalam bentuk banyaknya barang Bukti Narkotika yang berhasil ditahan oleh Kepolisian. Diantaranya,
Ganja 1.343,3 Kg, beserta 5 Hektar Ladang Ganja yang sudah dimusnahkan oleh Polda Sumatera Utara, Shabu 288 Kg, Ecstasy 4.888 butir, dan Psikotropika sebanyak 1.485 butir Eximer serta 349 Butir Tramadol.

Jumlah Barang Bukti Narkoba yang dimusnahkan pada proses pemusnahan, jika ditaksir bernilai Rp. 1 Trilun 58 Miliar.

“Kami secara serius juga ingin mengingatkan bahwa perlawanan terhadap ancaman narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak Kepolisian, tetapi melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama semua warga negara yang ada di seluruh wilayah Republik Indonesia,” imbaunya.

86 total views, 1 views today

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed