JAKARTA, deteksionline.com- Kelompok pencuri spesialis sepeda motor, yang dikenal sebahai kelompok Lampung dan beraksi sejak 2103 diamankan Subdit II Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Yusri Yunus mengatakan, dalam mengungkap kasus tersebut tiga orang tersangka berhasil diamankan petugas, berinisial SH alias S, JS alias R dan D.

“JS mengaku sudah melakukan aksi sebanyak 40 kali sejak 2013, dan baru kali ini tertangkap. JS bersama SH saja sudah 34 kali, lalu dengan JD sudah lima kali,” kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/2).

Saat ini polisi kata Yusri, masih memburu dua tersangka lain yang berinisial D, A, dan seorang penadah berinisial I. Kelompok ini juga membawa senjata api saat melakukan aksi kejahata tersebut. Senjata api itu, untuk mengancam korban kala beraksi.

“Semua hasil curian kelompok ini dijual ke penadah berinisial I yangSpesialis pencuri sepeda motor kelompok Lampung, berhasil diamankan Subdit II Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, usai beraksi di 40 TKP, sejak tahun 2013 lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Yusri Yunus mengatakan, dalam mengungkap kasus tersebut tiga orang tersangka berhasil diamankan petugas, berinisial SH alias S, JS alias R dan D.

“JS mengaku sudah melakukan aksi sebanyak 40 kali sejak 2013, dan baru kali ini tertangkap. JS bersama SH saja sudah 34 kali, lalu dengan JD sudah lima kali,” kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/2).

Saat ini polisi kata Yusri, masih memburu dua tersangka lain yang berinisial D, A, dan seorang penadah berinisial I. Kelompok ini juga membawa senjata api saat melakukan aksi kejahata tersebut. Senjata api itu, untuk mengancam korban kala beraksi.

“Semua hasil curian kelompok ini dijual ke penadah berinisial I yang berada di Karawang, Jawa Barat,” katanya.

Kelompok ini sebut Yusri, cukup lihai hingga dapat beraksi selama tujuh tahun dan baru tertangkap kali ini. Caranya mereka kerap berpindah wilayah operasi, mulai wilayah Bekasi hingga Bogor.

“Tiap unit sepeda motor yang berhasil dirampas dijual dengan harga Rp 2,5 juta. Uang hasil kejahatan digunakan para tersangka untuk berfoya-foya,” terangnya.

Karena perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara berada di Karawang, Jawa Barat,” katanya.

Kelompok ini sebut Yusri, cukup lihai hingga dapat beraksi selama tujuh tahun dan baru tertangkap kali ini. Caranya mereka kerap berpindah wilayah operasi, mulai wilayah Bekasi hingga Bogor.

“Tiap unit sepeda motor yang berhasil dirampas dijual dengan harga Rp 2,5 juta. Uang hasil kejahatan digunakan para tersangka untuk berfoya-foya,” terangnya.(ulis/dra)

Karena perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara