Polda Metro Tangkap Satpam dan Sopir Lansia yang Kuras Hampir Rp3 M di Rumah Majikan

  • Share

JAKARTA,deteksionline.com-Sudah bagus punya pekerjaan sebagai pengemudi dan penjaga keamanan rumah (Satpam) orang berada, ini malah berkomplot menguras rumah majikannya. Mengajak perawat anjing yang bekerja di rumah yang sama pula dan dua teman lainnya. Tapi, Tim Operasional 1 Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap lima pelaku yang kini menjadi tersangka.

Kejahatan komplotan ini berlangsung di rumah mewah di Jalan Perjuangan, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, di penghujung 2019, ketika hujan tak henti-henti membasahi Ibu Kota. “Dalam menjalankan aksinya tiga tersangka mengajak dua teman lain agar pencurian tersebut seolah-oleh bukan dilakukan oleh para karyawan yang bekerja di rumah majikannya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda, Selasa, 4/2/20.

Menurut Yusri, Sang majikan, seorang perempuan, baru melaporkan pencurian itu pada 16 Januari 2020. Namun, Unit Jatanras langsung menindalanjutinya. Walhasil, modus kejahatan ini mulai terungkap setelah polisi menangkap tersangka Tom, 36 pada 19 Januari 2020 lalu.

Hasil pemeriksaan terhadap tersangka Tom yang menjadi penjaga keamanan, petugas mendapat informasi berharga bahwa otak penguras rumah mewah itu adalah tersagka Yul, 66, pengeudi yang sudah tergolong lanjut usia. “Petugas lantas segera mengejar Yul dan berhasil meringkusnya di kawasan Jakasampurna, Bekasi Baru, Jawa Barat, beberapa jama setelah menangkap Tom,” sambung Yusri. Penyergapan berlangsung saat Tom berada di mobil Pajero hitam beserta sekoper uang tunai berisi Rp1M lebih hasil jarahan di rumah majikannya.

Dari hasil interogasi, Yul mengaku menguras rumah bosnya itu di malam tahun baru sejak pukul 22.00 WIB hingga dini hari. Yul juga bernyanyi, ia mengajak empat temannya. Selain Yul dan Tom, komplotan ini mengajak Wis, 27; Par, 45; dan Sua, 27.

“Tersangka Yul telah merencankan pencurian dengan pemberatan tersebut sejak pertengahan Desember 2019,” kata Yusri. Yang pertama ia ajak, kata Kabid Huas, adalah Wis pada 15 Desember 2019 yang sedang bekerja di rumah bos tersangka.

Wis, kata Yusri, semula menolak ajakan Yul. Namun, sambungnya, tiga hari kemudian Wis tergiur dan menyetujui rencana Yul.

Lantas Yul mengajak Par dan Sua yang sepakat dengan rencana jahat Yul. Walhasil, di malam tahun baru itu mereka berlima menggondol miliaran rupiah uang majikan dan digunakan membeli aneka barang mahal, mulai dari kendaraan, laptop, telepon genggam, bahkan kaca mata dan pakaian bererek.

Jumlah uang tunai yang disita polisi saja mencapai Rp2,6 miliar. Belum lagi barang-barang yang dibeli dari hasil kejahatan enguras rumah mewah milik bos di Jl Perjuangan, Kebon Jeruk itu.

Namun, semua kenikmatan semu itu langsung sirna setelah polisi meringkus kelimanya. Sopir lansia dan Satpam beserta tiga teman komplotannya yang menguras rumah majikann itu kini menjadi tahanan Polda Metro Jaya..(ulis)

 5,349 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *