PANGKALPINANG,BABEL, deteksionline.com- Pertamina Depo Pangkalbalam melakukan pembiaran terhadap beberapa SPBU yang melayani pengisian BBM menggunakan Jerigen, bahkan beberapa SPBU terpantau melayani pembelian dalam partai besar.

Padahal jelas itu sudah melanggar SOP yang dibuat Pertamina sendiri karena jerigen plastik tidak boleh diizinkan, sebab terkait dengan segitiga api, yaitu BBM, panas dan udara cukup. Jeriken plastik juga ada yang bisa terpantik api.

Berikut peraturan tentang penggunaan jerigen di SPBU Pertamina ;

Satu, SPBU hanya boleh menyalurkan Bahan Bakar Premium dan Minyak Solar (Bersubsidi / PSO) untuk penggunaan akhir dan menggunakan aman menjual Premium dan Minyak Solar pada kemasan / jerigen untuk dijual kembali ke konsumen.

Dua, Penjualan Bahan Bakar Khusus Jenis Bensin (Pertalite, Pertamax, Petamax Turbo) dapat dibeli menggunakan kemasan / jerigen yang dibuat dari bahan logam.

Tiga, Penjualan bahan bakar Khusus Jenis Diesel Series (Pertamina Dex, Dexlite) dapat dijual dalam kemasan / jerigen yang terbiat dari bahan / bahan dari bahan logam atau bahan HDPE (High Density polyethylene) jenis termoplastik khusus.

Sangat disayangkan saat ditemui di Depo Pertamina Pangkalbalam, Selasa (1/10/2019) tidak ada satu pejabat Pertamina yang mau memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Sementara, Satpam Pertamina yang sedang bertugas mengarahkan media konfirmasi kepada bagian SR, Haryanto Kurniadi.

Namun, Haryanto Kurniadi bagian SR di Pertamina Depo Pangkalbalam walau sudah berkali-kali dikonfirmasi melalui Whats App, tetap tidak ada tanggapan, seolah-olah Pertamina memang sengaja melakukan pembiaran terhadap beberapa SPBU yang melayani pengisian menggunakan Jerigen dengan partai besar…

(herman)