Polres Metro Bekasi Dan TNI Siap Amankan Pilgub Jawa Barat

  • Share

 

DETEKSIONLINE.COM – Polres Metro Bekasi hari ini, Senin (25/6/2018) menggelar apel pasukan guna mengamankan Pilkada serentak yang sedianya akan digelar pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Gelar pasukan yang dilaksanakan dihalaman polres Metro Bekasi dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Chandra Sukma Kumara, SIK, MH.

Dalam apel gelar pasukan yang dilakukan dihalaman polres Metro Bekasi Kapolres , Komisaris Besar Polisi Chandra Sukma kumara.SIK.MH melakukan pemeriksaan barisan terhadap 10053 personil yang akan diterjun Kan dari TNI dan Polri, ke masing masing tempat pemungutan suara (TPS).

“TNI dan Polri akan mengamankan kurang lebih 3944 tempat pemungutan suara di kabupaten Bekasi untuk pemilihan calon Kepala daerah Gubernur Jawa Barat,” Ujar Kombes Pol Chandra Sukma Kumara kepada wartawan, Senin (25/6/2018).

Adapun jumlah personil yang siap untuk diterjunkan untuk pemilihan Kepala daerah adalah, Aparat TNI kurang lebih 650 personil dan Polri 2345 personil, disebar dengan kategori aman pola pengamanan nya dua anggota polisi di delapan tempat pemungutan suara (TPS) 16-5.

“Kami akan amankan sebanyak 3.994 TPs. Kekuatan yang.kami libatkan kekuatan polri 2.345 dari TNI 650. Total apabila kita jumlahkan ada 10.053 personel,”

Untuk kategori rawan satu ditempatkan dua anggota polisi di empat tempat 4-5 pemungutan suara (TPS) dan kategori rawan dua dilakukan empat anggota polisi ditempatkan di dua tempat pemungutan suara 4-5.Kapolres Metro Bekasi juga menjelaskan untuk sementara ini masih aman

Namun perlu diwaspadai ada dua belas tempat pemungutan suara (TPS) yang perlu diwaspadai dari rawan bencana alam untuk bencana alam banjir, yang sudah dipindahkan dari tempat pemungutan suara ditaruma jaya fan muara gembong untuk rawan satu bencana alam.

Selain rawan bencana alam, Kapolres Metro Bekasi juga mengungkapkan perlu nya diwaspadai ditempat pemungutan suara untuk di dua belas tempat pemungutan suara (TPS) dari lawan politik dari masing masing calon Kepala daerah untuk pemilihan calon gubernur Jawa Barat khusus nya untuk didaerah Tambun Utara.

“Itu kita sebar. Kalau kategori aman pola pamnya 2 polisi 8 TPS 16 linmas, rawan 1 kembangkan jadi 2 polisi 4 tps 4 linmas, rawan 2: 4 polisi 2 tps 4 linmas. Rata-rata aman namun ada 12 TPS yang perlu diwaspadai (rawan 1) baik masalah bencana alam dan kerawanan politik,” ungkapnya.

Chandra menjelaskan jika mulai malam ini pihaknya akan segera terjun ke TPS.

“Kita dorong anggota agar mengenal TPS yang akan mereka amankan. 1 hari mereka orientasi kenal Ketua Panitia Pemungutan Siara (KPPS), siapa RT, siapa RW, siapa tokoh masyarakatnya. Kalau ada potensi konflik mereka tau harus menghubungi siapa,” jelasnya.

Chandra berpesan kepada jajarannya, untuk tetap menjadi netralitas selama pemungutan suara berlangsung. Jika terbukti melanggar maka akan dikenakan sanksi tegas.

“Netralitas TNI-Polri harus dijaga tidak ada keberpihakan kalau ada keberpihakan, maka akan menerima sanksi yang cukup tegas dan keras,” tegas Chandra. (Parlin Siregar)

Editor : Yori

 1,628 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *