GANN Tak Henti Galakan Tolak dan Berangus Narkoba Dari Bumi Nusantara

  • Share
IMG-20180331-WA0028
Presiden GANN Raden Dewi Gumay.

JAKARTA,DETEKSIONLINE.COM – Raden Dewi gumay presiden Gebrakan Anti Narkoba Nusantara (GANN), adalah salah seorang aktivis Wanita yang memiliki semangat dan kepedulian Sosial yang tinggi terhadap para generasi muda agar tidak mengunakan barang haram (narkoba).

Dewi memiliki pandangan, jikalau generasi muda terkontaminasi dengan narkoba maka rusaklah masa depan dan cita-cita sudah tentu tak dapat tercapai.

“Saya salah satu, pengiat anti Narkotika di indonesia yang tak mengenal menyerah dan penuh Semangat tinggi untuk bangsa indonesia. Demi menyelamatkan generasi muda, kami terus memberikan penyuluhan-penyuluhan ke sekolah-sekolah yang ada di Jakarta maupun daerah-daerah pedalaman dan saya sering di minta sebagai narasumber narkoba. Belum lama ini saya dipercaya menjadi narasumber di jambore Nasional (Jamnas),” terang wanita ramah dan murah senyum tersebut kepada deteksionline.com di Jakarta, Sabtu (31/3/2018).

Setiap penyuluhan yang ia sampaikan sudah tentu memiliki maksud untuk perang terhadap narkoba atau semacamnya.

“Tentunya disini kita harus perang..!! Perang..!!..Perang..!! Melawan bandar-bandar besar Narkoba semua disini perlu peranan dari seluruh lapisan
masyarakat Indonesia dan Stekholder untuk bersatu katakan lawan terhadap ‘Narkoba’. karena kita tahu bahwa
narkoba adalah kejahatan yang luar biasa. Untuk itu bagi para bandar dan pengedar layak di hukum Mati, jangan di kasih ampun biar ada efek jera. Namun bagi pengguna narkoba saya usulkan untuk tetap direhabilitasi,” tegasnya.
Lebih lanjut Dewi mengungkapkan jika sasaran narkoba ini tak pandang bulu, tua dan muda rentan terserang Narkoba. Baik oknum-oknum pejabat Negara, kepala daerah, Legislatif, sipil,TNI, Polri sudah ada yang terserang dampak narkoba.

“Saya selaku Presiden GANN bekerja sama stekholder baik BNN dan BNNP,Kepolisian terus Selalu siap membantu menyelamatkan generasi muda agar jauhi bahaya narkoba, intinya kematian setiap hari terjadi akibat narkoba masih ada. Mati atau berhenti, kalau tidak mati tentunya masuk penjara akibat Narkoba,” pungkas Dewi.

“Siapa lagi kalau bukan kita untuk dapat menyelamatkan generasi muda untuk terhindar dari Barang haram tersebut,” sambungnya.

Dewi menguraikan jika Undang Undang No: 35 tahun 2009 telah ditegaskan bahwa Indonesia telah gawat Narkoba, oleh karenanya kita harus memberikan Sosialisasi penyuluhan P4GN (Pencegahaan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba) jadi itu seluruh elemen. Dan pasal 104 dijelaskan bahwa orang Indonesia berhak untuk menginformasikan dan membantu menyelamatkan anak bangsa dari bahaya Narkotika.

Saat disinggung, mengenai banyak peredaraan narkoba di dalam lapas. Ia berharap kerja keras dari aparat penegak hukum untuk dapat memutus mata rantai peredaran yang ada di dalam lapas.

“Aparat kita harus lebih tegas lagi,” harapnya. (Budi)

 564 total views,  3 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *