Pusat Kajian Hukum dan Dokumentasi Politik Sarankan Jokowi Naikkan Gaji TNI Polri

  • Share

 

fAto0rZTfo

 

 

JAKARTA – Pemerintahan Jokowi disarankan memperjuangkan gaji yang layak bagi TNI-Polri dengan menambah gaji mereka, karena tantangan yang dihadapi beberapa parat negara di zaman now ini sangat berat.
Hal itu disampaikan Direktur Monitoring, Evaluasi dan Penguatan Jaringan, Pusat Kajian Hukum dan Dokumentasi Politik Willy Prakarsa.
“Jokowi bisa 2 periode asal naikkan gaji TNI-Polri,” tegas Willy Prakarsa.
Terlebih, kata Willy, ditahun politik ini jadi tantangan berat untuk TNI-Polri yang cuma di dukung biaya cukup minim, sehingga perlu kejelian dalam mengelola dana ditengah keperluan yang terus meningkat.
“Seiring dengan peningkatan beban dan tantangan, tapi dari sisi kemampuan pembiayaan justru menurun. Ironis sekali dan kasihan melihat para aparat negara ini. Kami minta negara tidak mengkhianati konstitusi karena konstitusi mengatakan wajib mensejahterahkan warga negaranya,” ujar Willy.
“Harusnya TNI-Polri diperlakukan layak oleh negara,” kata dia lagi.
Masih kata Willy, dua lembaga yang merupakan abdi negara hukumnya wajib untuk disejahterahkan kehidupannya tidak lain secara finansial. “Gaji para anggota TNI-Polri hanya habis untuk urusan operasional bulanan dan kebutuhan keluarga saja. Belum lagi lain-lainnya, ada pula yang diusir dari rumah dinasnya setelah pensiun. Itu menjadi bukti bahwa TNI Polri tidak bisa membeli rumah selama mengabdi,” bebernya.
Selain itu, Willy juga berpesan supaya Jokowi butuh merampungkan persoalan sulitnya lapangan pekerjaan sekarang ini. Ia menyebutkan butuh diutamakan pekerja dari dalam negeri dari pada pekerja luar negeri.
Selain itu, Willy juga berpesan agar Jokowi perlu menyelesaikan permasalahan sulitnya lapangan pekerjaan saat ini. Ia mengatakan perlu diprioritaskan pekerja dari dalam negeri daripada pekerja luar negeri.
“Fakta di Lapangan pekerjaan sangat sulit didapatkan. Ini PR buat Jokowi, jangan sampai rakyat jengah dengan situasi seperti ini dan melahirkan gerakan yang tidak diinginkan menuju revolusi,” tukasnya.

 

 382 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *