Satreskrim Gowa Amankan Pedagang Nakal Dalam Razia Operasi Pasar

  • Share
IMG-20171213-WA0022
Penyidik Polres Gowa sedang melakukan pengecekan barang yang diperjualbelikan oleh pedagang.

GOWA, DETEKSIONLINE.COM – Dalam menjaga ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga kelancaran distribusi sembako jelang Natal dan Tahun baru 2018, Kapolda Sulsel pada, senin (11/12/2017) menginstruksikan kepada jajarannya untuk menggelar operasi pasar Kepolisian.

Gayung bersambut, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga SIK, MSi yang didampingi jajaran Satreskrim Polres Gowa dan pejabat Disperindag Pemkab Gowa, Asram Suhendra, Hartati dan Andi Muslimin, hari ini, Rabu (13/12/2017) melaksanakan operasi operasi pasar dibeberapa titik.

“Giat yang kami lakukan merupakan giat kemanusiaan dalam menjaga ketersediaan dan harga sembako jelang Natal dan Tahun baru yang sebentar lagi kita hadapi. Kami ingin pastikan jika kebutuhan masyarakat tersedia tanpa kecurangan atau siasat licik para pedagang,” ujar Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, SIK, Msi dalam rilis tertulisnya kepada di Jakarta, Rabu (13/12/2017)

Adapun yang menjadi sasaran dan temuan dalam kegiatan operasi pasar anggota kepolisian ini adalah :

1. PT Sama Jaya di Jl. Malino Sombaopu, distributor gas elpigi ditemukan adanya tambahan besi lempeng ukuran 20cm pada body tabung gas 12kg dengan panjang dan besi lempeng ukuran 10cm pd body tabung gas 3kg

2. PT Megah Mitra Energi Sejahtrerah di Jl. Poros Limbung Takalar, distributor gas elpigi ditemukan tambahan besi lempeng ukuran yg sama baik pd pada body tabung gas 12kg maupun 3kg

3. PT Jaya Gas Bakti di Jl. Poros Limbung Takalar, distributor elpigi dengan temuan berupa timbangan yang belum di tera.

4. Pasar Induk Minasamaupa di Jl. Poros Pallangga dgn temuan barang dagangan kadaluarsa berupa 2 bungkus sambel Sasa, 8 botol sambel Sasa, 1 bungkus Nutricake Brownies, 6 bungkus Antaka jagung manis dan Biskuit Hattari.

Dalam operasi tersebut, pihak penyidik dan Disperindag dengan kuat 20 personel berhasil mengamankan barang bukti, 4 tabung gas berukuran 3kg dan 12 kg, 2 bungkus sambal Sasa, 8 botol sambal Sasa,1 bungkus Nutricake Brownies, 6 bungkus Antaka jagung manis, 1 unit timbangan serta biskuit Hattari.

Shinto menegaskan, bagi pedagang yang terjaring dan terbukti nakal maka akan dilakukan pemeriksaan dan penyitaan barang bukti.

“Konsekuensi sudah pasti ada,” tegas Shinto.

 533 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *