Warga Jati Asih Keluhkan Pelayanan E-KTP Yang Tak Kunjung Jadi

  • Share
IMG-20170725-WA0011
Resi untuk mendapatkan E-KTP atas nama Nilam sudah tiga tahun yang tak kunjung jadi. (foto: Ulis)

JATIASIH, DETEKSIONLINE.COM – Beberapa warga Jatiasih, Bekasi, mengeluhkan pelayanan Kependudukan terkait ketersediaan blanko E-KTP yang tak sesuai dengan permohonan.
Bahkan ada warga yang beradu argumen dengan petugas karena pengajuan permohonannya tak kunjung jadi padahal telah menunggu hingga beberapa tahun lamanya.

 
Ketika ditemui di kantor Kecamatan Jatiasih, seorang warga bernama Nilam mengatakan bahwa sudah tiga tahun lama ia hanya memegang Resi karena KTP aslinya belum jadi.

 
“Sudah tiga tahun lebih sulitnya mendapatkan E-ktp asli. Padahal Saya butuh sekali untuk mengurus paspor ke luar negeri,” ujar Gadis berjilbab ini kepada DETEKSIONLINE.COM.

 

Tak hanya Nilam, kejadian serupa juga dialami oleh Eka. Mahasiswi Politekes ini harus berulangkali mendatangi Kantor Kelurahan dan Kecamatan untuk mendapatkan kepastian E-KTP.

 

“Bukan hanya sekali dua kali saya datangi kantor Kelurahan dan Kecamatan mas, jawabannya tetap saja belum ada. Mau urus apa-apa jadi susah,” terang Eka.

 

Menurut asmawi, petugas Kecamatan Jatiasih menjelaskan E-KTP selama ini dari Dukcapil 60 ribu, namun pada kenyataannya cuma 10 ribu dan diperioritaskan bagi yang belum punya E-KTP.

 

“inilah kesulitan dalam pelayanan,semua berpulang pada pusat (Depdagri) hingga kini belum ada,” terang Asmawi.

 

Untuk diketahui, pembuatan E-KTP berdasarkan daftar nama dukcapil dan diadakan penyesuaian oleh pihak yang berwenang yaitu Kecamatan. Karena Pihak Kecamatan ini tidak ingin tercemar, namun persoalan (E-KTP) ini hingga kini masih menjadi kendala bagi warganya. (Ulis)

 5,734 total views,  3 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *