Teroris Kembali Serang dan Lukai Dua Anggota Brimob Saat Sedang Sholat

  • Share
IMG-20170630-WA0051
Petugas tengah melakukan olah TKP dan memeriksa pelaku penyerangan teehadap dua anggota Brimob yang sedang melakukan sholat Isya. (Ist)

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Seorang pria bernama Mulyadi (28) bersenjatakan sebilah pisau belati, dengan berani menyerang dan melukai dua personel Brimob yang tergabung dalam Satgas Ramadniyah.

 

 

Menurut informasi yang dihimpun oleh Deteksionline.com, Mulyadi yang diduga anggota jaringan ISIS tersebut berhasil melukai seorang perwira Brimob bernama AKP Dede Suhatmi dan seorang bintara Briptu M Syaiful Bakhtiar.

 

 

Kedua korban ditikam pelaku saat tengah melaksanakan sholat Isya pukul 19.40 wib di Masjid Falatehan yang berlokasi di sebelah Lapangan Bhayangkara, Blok M, Jakarta Selatan. Pelaku dengan tiba-tiba meneriakan “thogut” dan langsung menghunuskan pisaunya pada orang-orang yang bersebelahan dengan-nya.

 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono membenarkan kejadian ini ketika dikonfirmasi wartawan.

 

 

“Benar, anggota kita yang sedang sholat menjadi korban penyerangan pelaku teroris,” ujarnya singkat.

 

 

Setelah melukai kedua korban, pelaku mengancam jemaah yang sedang sholat dengan sebilah sangkur yang ada dalam genggamannya sambil meneriakan Thogut dan keluar dari Masjid.

 

 

Diluar Masjid pelaku berlari menuju arah Blok M dan menantang serta mengacungkan pisaunya kepada anggota Brimob yang sedang berjaga di pos PAM Lebaran 2017.

 

 

Melihat situasi yang sangat genting dan bisa membahayakan orang banyak, akhirnya Personel Brimob mengambil tindakan (Diskresi) dengan memberikan tembakan peringatan di udara. Namun rupanya hal ini tidak digubris oleh pelaku, maka dengan terpaksa petugas harus melumpuhkannya dengan bedil laras panjang.

 

 

Kedua korban yang terluka saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina. Sedangkan pelaku yang beralamat di Cikarang, Bekasi Kabupaten saat ini telah dibawa menuju RS Polri Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur guna dilakukan autopsi. (Yori/Lis).

 1,360 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *