PT Blue Bird Dituding Cacat Administrasi Perusahaan

  • Share
IMG-20170607-WA0052
Mantan Direktur Administrasi dan Personalia PT Blue Bird Mintarsih. (Sapuji)

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Perseteruan ditubuh manajemen PT Bluer Bird terus meruncing tidak terima dipecat secara sepihak mantan Direktur Adiministrasi dan Personalia Mintarsih memperkarakan Direktur Operasional  PT Blue Bird ke Pengadilan Negeri(PN) Jakarta Selatan.Mintarsih menganggap dibalik nama besar PT Blue Bird telah melanggar Undang-Undang(UU) Nomor 1/1995 dan UU Nomor  40/2007 dengan tidak menyesuaikan Perseroan Terbatas(PT).
“Jadi selama 18 thun ada perusahaan PT Blue Bird berarti taksi yang begitu tenar, tetapi tidak sah secara hukum.Kita  bisa bayangkan suatu PT dengan tenar saja dengan tidak sah tetapi tetap mendapat ijin,” kata Mintarsih  kepada wartawan di Pengadilan Negeri(PN) Jakarta Selatan Jalan Ampera, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu(7/6/2017).
Menurut Mintarsih, didalam surat Kementerian Hukum dan HAM Nomor 9934/2012 dan Nomor 1150/2013 perseroan tidak terdaftar di Kemenkumham, yang membuktikan bahwa perusahaan itu ilegal.
“Pemegang saham bisa dirubah begitu saja atas kemauannya sediri kemudian dilakukan pergantian Direksi.Tetapikan, sudah tida sah. Susunan pemegang saham tidak sah ini, dan pergantian Direksi tidak sah ini digunakan pada RUPS(rapat umum pemegang saham), berikutnya dan  disinilah terjadi.Akhirnya, kebobolan bahwa ini tdk didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM,” ungkapnya.
Mintarsih menambahkan, saham miliknya di PT Blue Bird tiba-tiba mengalami pengurangan sebanyak 21,7 persen.
“Pada awal 15 persen kemudian disambung lagi dengan cara-cara lain,sehingga saham saya sebanyak 21, 7 persen berubah menjadi kurang dari 1 persen,” pungkasnya.
Mintasih mengatakan, dirinya menggugat Purnomo dan putra putra alm Candra Soeharto yang dituduh telah memecatnya.
“Saya mencoba untuk mencoba menggugat Purnomo dan para tergugat yaitu purnomo dan putra alm  Candra soeharto yang pada saat awal kita rukun-rukun saja. Namun pada saat ada istri kedua berubah drastis karena kebutuhan yang berbeda
sudah tidak sah pemegang saham tidak sah.Maka  seharusnya tidak bisa di jadikan akte yang sah. Ini yang terjadi dijadikan akte yang sah dengan akta yang sah itu dilakukan semua perbuatan semena mena,” tutupnya.
Sebelumnya, PT Blue Bird Taxi didirikan oleh alm Chandra Siharto pata tahun 1971 dan sempat berjalan dengan wajan.Namun,  permasalah muncul setelah Direktur Operasional Purnomo memecat secara sepihak Direktur Adimitrasi dan Persionalia yaitu Mintarsih tanpa melalui seizin dan persetujuan RUPS. (Sapuji)

 440 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *