Polisi Janji Tindak Tegas Pelaku Persekusi

  • Share

 

Screenshot_2017-06-02-11-18-40-06
MPA Bocah 15 tahun yang menjadi korban Persekusi massa pendukung FPI di Cipinang Muara beberapa hari lalu.(Ist)

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Polisi mengimbau agar masyarakat tidak melakukan persekusi terhadap seseorang atau kelompok tertentu. Sebab, persekusi merupakan pelanggaran hukum dan dapat dikenai pidana.

 

Persekusi merupakan perburuan sewenang-wenang terhadap seseorang atau sekelompok orang.

 

“Kami minta kepada masyarakat untuk jangan coba-coba melakukan persekusi yang dilakukan kelompok tertentu ini. Dan kami janji akan tindak tegas (pelaku persekusi),” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Rudi Herianto Adi Nugroho saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (2/6/2017).

 

Rudi menambahkan, pihaknya akan bertindak tegas kepada siapa pun yang melakukan persekusi. Untuk itu dia meminta kepada masyarakat yang menjadi korban persekusi untuk melaporkannya ke polisi.

 

Sebelumnya diberitakan adanya aksi persekusi terjadi terhadap bocah berusia 15 tahun di Cipinang Muara, Jakarta Timur.

 

Perbuatan aksi main hakim tersebut sebagai bentuk reaksi pendukung Ormas FPI yang tidak terima karena ulamanya Habib Rizieq Syihab di hina dalam media sosial Facebook.

 

Menurut  Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo mengungkapkan jika Korban MPA (15) telah dianiaya sejak proses penjemputan dari rumahnya menuju markas FPI di Cipinang. Dan saat ini kasus ini telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

 

“Benar, korban mengalami penganiayaan. Kasusnya telah ditangani oleh Polda. Kami sekarang melakukan pengamanan terhadap korban dan keluarga,” ujar Kombes Pol Andry Wibowo ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jum’at (2/5/2017).

 

Sejauh ini Polisi telah mengamankan dua orang  pelaku berinisial U dan M, dan salah satunya adalah seorang PNS yang mengajar di sebuah SD di Jakarta Timur.

 

 734 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *