Terjadi Ledakan Bom di Kampung Melayu, Dishub DKI Perketat Keamanan di Seluruh Terminal di Jakarta

  • Share

 

ledakan-melayu-640x366
Efek ledakan bom bunuh diri di terminal Kampng Melayu, Jakarta Timur. (Ist)

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Pasca peristiwa ledakan bom di Halte Bus Trans Jakarta, Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) Malam, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta perketat keamanan di setiap terminal bus.

 

Wakadishub DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan, sebanyak 23 terminal di seluruh DKI Jakarta  perketat keamanannya.

 

“Pada prinsipnya terminal adalah sarana publik yang beroperasi 24 jam. Dan Dishub sudah menempatkan petugas yang bekerja selama 24 jam termasuk petugas keamanan dan kebersihan,” kata Sigit, saat di konfirmasi Deteksionline.com, Kamis (25/5/2017).

 

Sigit juga menuturkan, pihak Dishub akan evaluasi dari musibah bom di area terminal Kampung Melayu maka ada peningkatan jumlah petugas dengan melibatkan TNI dan POLRI.

 

“Sebanyak 547 personel gabungan di siagakan untuk perketat keamanan di sejumlah terminal di Jakarta. Atau bisa di sebut seluruh terminal penumpang akan di jaga ketat,” ucap Sigit.

 

Sebelumnya diwartakan, ledakan yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di kawasan terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur terjadi sebanyak dua.

 

Bom ini menyebabkan korban meninggal 5 orang, 3 diantaranya polisi, dan 2 warga sipil. Selain itu, adapun sebanyak 10 korban luka-luka akibat terkena serpihan bom.

 

Ledakan yang diduga merupakan bom bunuh diri tersebut berasal dari sekitar area toilet terminal Kampung Melayu.(Dimas)

 

 1,815 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *