Tarik Wisatawan, Pemkab Gorontalo Buka Festival Danau Limboto 2017

  • Share
bupati gorontalo
Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo. (ist)

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM –  Untuk menarik wisatawan mancanegara dan lokal, Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Gorontalo membuka Festival Pesona Danau Limboto 2017.Festival ini digelar pada tanggal 21- 25 September 2017 mendatang. Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo mengatakan, dengan adanya festival tersebut diharapkan dapat mengangkat pariwisata, dan menambah pendapatan asli daerah(PAD).
“Karena itu setiap tahun kita selenggarakan festival pesona danau Limboto, dan ini tahun kedua saya. Bulan September nanti puncak kegiatan festival,” kata Nelson disela-sela peluncuran Festival Pesona Danau Limboto 2017 Gorontalo di kantor Kementerian Pariwisata Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa(23/5/2017) lalu.
Dengan potensi yang dimiliki oleh Danau Limboto, Nelson menjelaskan, pesona berupa migrasi burung, dan ikan tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri dari Danau Limboto.
“Dengan gathering ini alhamdulillah kita persiapkan sebaik-baiknya festival danau Limboto. Festival ini juga untuk pelestarian danau, dulu danau Limboto luasnya 7.000 hektar kini tinggal 3.000. Kedalamannya juga kini tinggal sekitar dua setengah meter,” jelasnya.
Sementara itu,  Prof. I Gde Pitana, Deputi Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata menyambut baik diluncurkannya Festival tersebut karena akan menambah lokasi pariwisata di Indonesia.
“Kami menyambut baik sekaligus sangat apresiasi digelarnya Festival Pesona Danau Limboto 2017. Harapan kami agar festival ini digelar secara rutin, kontinyu dan menjadi kalender tetap pariwisata sehingga nama Festival Pesona Danau Limboto menjadi harum dan selalu diingat wisatawan agar bisa menjadwalkan untuk datang,” ungkapnya.
Pitana mengatakan, terdapat 15 danau yang rusak dan perlu adanya revitalisasi untuk dijadikan lokasi wisata kembali.
“Apalagi saat ini ada sekitar 15 danau mengalami kerusakan sehingga perlu direvitalisasi,” jelasnya.
Sedangkan, pengacara Elsa Syarif salah satu panitia pelaksana di Jakarta mengajak seluruh masyarakat terutama masyarakat Gorontalo untuk mendukung acara  festival tersebut.
”Seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah mari bergotong royong menyelamatkan dan melestarikan danau Limboto, agar wisatawan mau datang,” jelasnya.
Menurut Elsa, bila masyarakat tidak melakukan pemeliharaan dikhawatirkan maka Danau Limboto perlahan-lahan akan lenyap, dan tentunya bisa merugikan masyarakat Gorontalo.
“Sedimentasi di danau Limboto cukup besar dan juga eceng gondoknya banyak, jika kita tidak melakukan upaya pelestarian, danau ini bisa hilang,” tutup pengacara senior ini. (Sapuji)

 903 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *