Polsek Tanjung Priok Bekuk Sindikat Curanmor Asal Lampung

  • Share

 

IMG-20170519-WA0032
Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono saat meminta keterangan dari para pelaku Curanmor asal Lampung. (foto : Dimas)

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM –  Satresktim Polsek Tanjung Priok membekuk sebanyak 5 pelaku pencurian bermotor sindikat lampung. Dalam beraksi kelimanya terbagi dalam 2 kelompok, yakni senjata api dan senjata tajam. Bahkan ketika aksinya diketahui, mereka tak segan melukai korbannya.

 

“Kelompok Lampung ini terdiri dari dua orang yang berinisial IFS (23) dan HSN (22). Mereka ditangkap pada Rabu (10/5) lalu. Ada korban yang pernah di lukai menggunakan sajam dan mereka siapkan senpi juga,” ujar Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono di Polsek Tanjung , Jumat (19/5/2017).

 

Polisi pun melumpuhkan 3 dari 5 pelaku dengan menembak kaki lantaran hendak melawan saat ditangkap. “Aksi mereka diketahui warga saat mencuri motor yang sedang diparkir di pinggir jalan, para tersangka juga kita berikan tindakan tegas karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap,” tuturnya

 

Dwiyono mengungkapkan, dua pelaku awalnya dapat merusak kontak motor menggunakan kunci letter T di Jalan Sespaskes, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakut. Namun, motor tersebut tak kunjung menyala hingga akhirnya warga mengetahui aksi keduanya.

 

“Saat itu, warga meneriaki maling dan mengejar keduanya. Anggota Buser Polsek Tanjung Priok yang melintas pun ikut mengejar. Di saat itu pelaku yang berasal dari Lampung ini pun ditembak kakinya,” paparnya.

 

Lanjut Dwiyono, pelaku kerap kali mengambil motor metik dan menjual dalam bentuk satuan.”Setiap habis beraksi, motor dijual ke J. Dijual satuan senilai Rp 2 juta. Kalau yang jelek Rp 1,5 juta. Sedangkan senpi didapatkan dari teman mereka berinisial S yang tinggal di Tangerang. Namun, mereka sama-sama berasal dari Lampung,” imbunya.

 

Terhadap kedua pelaku yang menggunakan senpi dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Selain itu mereka juga dikenakan pasal 1 ayat 1 UU Darurat 12/1951 tentang kepemilikan senpi.

 

Sementara, kelompok sajam  berasal dari daerah Papanggo, Tanjung Priok. Ketiganya berinisial AA (19), PJ (17) dan EP (42).

Mereka ditangkap setelah mencuri motor di Jl. Agung Tengah blok HA 8 No.2, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakut. Mereka disangkakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

 

“Kedua kasus ini, menghasilkan barang bukti  sebanyak 8 unit sepeda motor, 4 butir peluru, satu senpi rakitan, 5 buah mata kunci letter T, 2 buah magnet, 2 ponsel dan 2 dompet warna cokelat.

 

“kepada warga untuk lebih berhati-hati dalam memarkirkan motor dan juga memasang kunci tambahan. Sebab, dari interogasi yang dilakukan kepada pelaku, mereka mengaku mengincar motor yang mudah diambil. Hasil interogasi yang kami lakukan, mereka mengambil motor yang parkir sembarangan dan tanpa kunci tambahan. Pelaku ini hanya butuh 5 sampai 10 detik untuk mencuri,” tutupnya.(Dimas)

 

 730 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *