Atasi Kesemrawutan di Tanah Abang, Tiap Hari Djarot Siagakan 150 Personil Satpol PP

  • Share
Pedagang Tanah abang yang kembali turun ke jalan yang menyebabkan kesemrawutan. (Ist)
pedagang tanah abang tumpah ke jalan
Pedagang tanah abang yang kembali tumpah ke jalan sehingga menyebabkan kesemrawutan. (Ist)
JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Menjelang bulan Ramadan, sebagian pedagang kaki lima di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali tumpah ke jalan sehingga membuat lalu lintas sekitaran Pasar Tanah Abang mengalami macet parah dan pemandangan semrawut kembali muncul.

Plt. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah menginstruksikan anggota Satuan Polisi Pamong Praja untuk menertibkan mereka. Tapi, tak semua pedagang langsung mengikuti pengarahan petugas. penataan pedagang kaki lima di kawasan Pasar Tanah Abang bukanlah tugas yang mudah.

Namun demikian Djarot berusaha mencari solusi yang terbaik agar masalah kesemrawuratan dapat segera teratasi. Ia Djarot telah  memerintahkan Kepala Satpol PP DKI Jakarta Jupan Royter untuk mengerahkan anggota ke kawasan yang dipenuhi PKL lebih pagi atau sebelum pedagang membuka lapak.
“Membenahi pedagang di sana tidak mudah seperti membalikan telapak tangan. Saya udah perintahkan kepada Satpol PP untuk datang lebih pagi dari para pedagang. apabila buka jam delapan atau jam tujuh, maka petugas kita (Satpol PP) harus datang jam enam pagi,” ujar Djarot kepada wartawan  di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Djarot juga meminta Jupen Untuk menambah jumlah anggota yang ditugaskan ke kawasan tersebut.

“Dijaga terus secara bergantian, ada penambahan petugas di lapangan, 150 personil setiap harinya sampai jam tiga atau jam empat,” ucap Djarot.

Djarot mengatakan penataan kawasan Pasar Tanah Abang semata mata untuk menciptakan ketertiban. Pemerintah sebenarnya sudah menyediakan tempat khusus kepada para PKL, tetapi tak semua orang betah di sana karena menganggap lebih ramai pembeli di pinggir jalan.

“Saya sampaikan juga kepada para pedagang tolong saling hormat menghormati, jangan sampai mengambil bahu jalan menyebabkan kemacetan  parah  di sana, yang kedua diperhatikan yang di dalam juga saudara kita, yang berhak juga mendapatkan rezeki menjelang puasa dan Lebaran,” tuturnya. (DOL)

 

 634 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *