Jelang Ramadhan Polres Jakut Amankan 454 Preman Dan Musnahkan 16.000 Botol Miras

  • Share
IMG-20170516-WA0005-1
Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono memimpin kegiatan pemusnahan ratusan botol Miras. (Foto : Dimas)
JAKARTA,DETEKSIONLINE.COM Menjelang bulan Ramadan, Polres Jakarta Utara memusnahkan minuman keras (miras) sebanyak 16.000 botol. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi munculnya kriminalitas dan penyakit masyarakat di bulan suci Ramadan.
“Menjelang bulan Ramadan dan perayaan Hari Raya Idul Fitri kalau tidak diantisipasi akan menimbulkan tingkat kriminalitas tinggi. Mereka berani karena miras,” ujar Kapolres Jakut Kombes Pol Dwiyono di halaman Mapolres Jakut, Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/5/2017).
Dia mengatakan, pemusnahan miras ini sebagai upaya memerangi penyakit masyarakat (pekat). Sehingga diharapkan muncul situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
“Ini sebagai permulaan kita untuk memerangi pekat ini. Ini sebagai awal agar ke depan situasi kamtibmas bisa kondusif. Jangan sampai generasi muda kita jadi korban karena miras atau juga korban penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Dwiyono meminta agar seluruh elemen masyarakat bersinergi untuk memberantas pekat. Dia meminta masyarakat untuk memberika informasi bila ditemukannya penjual miras di bulan Ramadan.
Dalam kesempatan yang sama, Dwiyono juga meminta agar masyarakat tidak melakukan sweeping. Sebab, hal itu dapat menimbulkan kekisruhan.
“Kami ajak seluruh elemen masyarakat​ untuk bisa bersinergi memberantas pekat ini. Silakan diinformasikan penjual miras di bulan Ramadan ini, akan kami tindak tegas. Termasuk narkoba juga. Jangan sampai masyarakat melakukan sweeping. Yang nanti bisa kontraproduktif, yang menimbulkan situasi kamtibmas yang tak baik,” ungkapnya.
Menurutnya, pihak Polres Jakut siap untuk bertindak bila laporan masyarakat ke polsek terdekat tidak ditanggapi.
“Setiap kali ada melihat, mendengar, secepatnya diinformasikan ke polsek terdekat. Manakala kapolsek tidak menindaklanjuti, nanti saya yang akan mengambil tindakan langsung. Jangan ragukan komitmen kami. Silakan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, untuk membantu kami memberantas pekat,” ucapnya.
Selain pemusnahan miras, jelang bulan puasa ini juga diamankan 454 orang yang terjaring operasi premanisme. Sebanyak 60 orang ditahan karena terkait tindakan premanisme seperti membawa senjata tajam dan pemalakan.
“Selain operasi miras, kita lakukan operasi premanisme. Kita sudah amankan sekitar 454 orang, 60 orang kita tahan berkaitan dengan kepemilikan senjata tajam, pemalakan dan kriminalitas lainnya,” tutupnya.
Dalam pemusnahan ini turut hadir Dandin 0502 Jakut, perwakilan Wali Kota Jakut, perwakilan Kejari Jakut, tokoh masyarakat dan agama dari MUI dan FPI. Pemusnahan miras dilakukan dengan menggunakan dua unit buldoser. (Dimas) 

 

 507 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *