Serikat Pekerja JICT Segel Ruang Direksi

  • Share
Jakarta, deteksionline.com – Ribuan Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP. JICT) kembali menggelar demonstrasi didepan loby gedung JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Aksi itu merupakan mosi ketidakpercayaan pekerja kepada jajaran direksi. Mereka dianggap tak mampu menangani kekisruhan antara manajemen JICT dengan Pelindo II.
Sekertaris Jenderal SP JICT M. Firmansyah mengatakan, kekisruhan itu berakar pada perpanjangan kontrak Pelindo II dengan PT. Hutchinson, yang berdampak kerugian bagi pekerja JICT. Salah satunya pemotongan insentif kinerja mencapai 40 persen.
“Kita menuntut agar perselisihan itu diselesaikan. Sehingga tak sampai merugikan hak para pekerja,” ujar Firmansyah, saat berorasi di hadapan ribuan SP. JICT di loby utama gedung JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/4/2017).
Pembiaran permasalahan itu, menurutnya juga berdampak pada penurunan kinerja para pekerja. Padahal, saat ini JICT dalam performa terbaik. Puluhan kapal besar melakukan bongkar muat setiap harinya.
“Direksi juga tak adil membagi antara penghasilan tahunan JICT kepada pekerja. Tak ada bonus yang diterima pekerja,” ungkapnya.
Merasa kesal permasalahan tak kunjung usai, dia mengaku telah melakukan berbagai manufer aksi industrial besar dengan penyampaian permasalahan kepada Pemerintah dan DPR RI. Hal itu dilakukan guna membuktikan perpanjangan kontrak dengan perusahaan milik Hongkong merugikan negara.
“Jika ini dibiarkan, maka hak pekerja akan semakin kecil. Sedangkan tenaga pekerja terus dipaksa diperas,” tutupnya.

 461 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *