Lurah Pekojan Copot 31 Spanduk Provokatif

  • Share
Beredarnya spanduk provokatif di sejumlah wilayah masih marak terjadi. Salah satunya di kawasan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat‎ yang ditemukan 31 spanduk yang bernada provokatif dan spanduk yang dinilai kampanye. Sebab dalam putaran kedua Pilkada DKI kedua Paslon dilarang menggunakan alat peraga oleh KPU DKI.
Lurah Pekojan Tri Prasetyo menegaskan, pihaknya bersama unsur tiga pilar melakukan pencopotan terhadap 31 spanduk itu untuk menjaga netralitas Pilkada DKI yang bakal berlangsung Bulan April mendatang.
“Sejak kemarin Senin (20/3) hingga hari ‎(21/3) kita terus menyisir seluruh wilayah Pekojan untuk merazia spanduk yang menurut kami provokatif dan spanduk kampanye paslon,” katanya kepada wartawan Selasa (21/3).
Tri menambahkan, dari hasil pencoptan pihaknya mendapatkan 5 spanduk provokatif, 8 spanduk kampanye pasangan Calon nomor urut 2, Ahok-Djarot dan ‎18 spanduk kampanye pasangan Calon nomor urut 3, Anies-Sandi.
“Kita sudah berikan imbauan kepada warga untuk tetap menjaga kedamaian agar tidak terpecah belah oleh proses Pilkada DKI,” tukasnya.
Untuk diketahui, pencopotan spanduk itu dilakukan di 12 RW Kelurahan Pekojan bersama dengan unsur 3 Pilar. Dalam pencopotan itu tidak ada warga yang melakukan pebolakan lantaran warganya sadar spanduk itu dapat memecah belah antar warga.

 

 478 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *