Dirkrimsus Polda Babel: Asui Belum Lakukan Transaksi

  • Share

 

20170307_153208_resizedPANGKALPINANG, DETEKSIONLINE.COM-Direktur Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung Komisaris Besar Mukti Juharsa kepada media ini menjelaskan bahwa terkait pertanyaan Hakim Pengadilan Negeri Sungailiat mengapa Asui sebagai pembeli tidak dijadikan tersangka,  saat terjadi penangkapan BBM subsidi di SPBU Riau Silip milik Sekwan Belinyu Kabupaten Bangka belum terjadi teransaksi jual belim

“Mas boleh saya luruskan beritanya, keterangan penyidik yang ikut sidang, bahwa telah di jelaskan oleh penyidik ke hakim bahwa BBM 5 ton milik Asui, dan sekian baru menawarkan BBM tersebut ke Asui dan menjelaskan bahwa BBM tersebut BBM Industri dan dilengkapi dokumen, pada kenyataannya sewaktu di tangkap belum adanya pembelian yang dilakukan oleh Asui terhadap Sekwan.

“Dan penyidik sudah jelaskan hal tersebut ke Hakim dan Hakim sudah mengerti,” tulis Kombes Mukti Juharsa.

Diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sungailiat mempertanyakan kepada saksi dari penyidik Subdit Tipiter Polda Kepulauan Bangka Belitung mengapa Asui warga Riau Silip kabupaten Bangka sebagai pembeli BBM subsidi jenis solar sebanyak 5000 liter itu tidak dijadikan tersangka, hanya dijadikan saksi.

Padahal semestinya penjual dan pembeli sama sama dijadikan tersangka.

“Mengapa Asui yang membeli tidak dijadikan tersangka, seharusnya sama dengan penjual,” kata hakim anggota satu  Nahendra, SH, MH.

Sementara itu penyidik Polda Babel menjawab pertanyaan Hakim majelis dengan kata tidak tahu

“Saya tidak tahu pak hakim, saya hanya menangkap penjual atas nama Sekwan (45),” tutur Bripka Rangga dalam sidang tersebut pada Selasa (7/3/2017).

Sebelumnya pihak Polda Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan dua tersangka dalam perkara itu, yakni Budi Candra Manager SPBU dan Sandi Wijaya petugas nosel dan juga menetapkan tersangka Sek Wan (45) yang merupakan pemilik SPBU.

Pemilik  SPBU 24.332.150 Riau Silip kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka ini ditetapkan menjadi tersangka setelah tertangkap tangan oleh Anggota Subdit Tipiter Polda Kepualuan Bangka Belitung yang dipimpin AKBP Saptono  di Jalan Raya Belinyu Desa Riau Silip pada Jumat lalu (7/10/2016) sekitar pukul 17.40 WIB.

Di saat sedang menjual BBM jenis solar subsidi sebanyak 5 ton kepada saksi Asui.

Oleh Kepolisian, Sekwan dijerat dengan UU No 22 th 2001 tentang Migas dengan Ancaman hukuman 6 tahun Penjara.

Saat ditangkap, polisi juga mengamankan BB berupa satu unit mesin No. 2 di SPBU 24.332.150, satu unit kendaraan roda enam (R6) jenis truk berwarna kuning dengan nomor polisi (Nopol) BN 4267 BK serta dua unit tangki penampungan warna orange berisi solar masing-masing kapasitas kurang lebih 2.000 liter dan satu unit tangki penampunangan berkapasitas 1000 liter, jadi total solar yang diamankan polisi sebanyak 5 ton.(herman)

 

 564 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *