Kreatif, Mantan Pramugari ‘Putar Otak’ Bisnis Kerajinan

  • Share
IMG-20170225-WA0003
Reni Astuti Soedjono mantan pramugari yang saat ini giat membuka usaha bisnis kerajinan dan memberdayakan masyarakat yang putus sekolah. (Sapuji)
Jakarta,Deteksionline.Com Reni Astuti Soedjono mantan pramugari pada tahun 1974 mengaku, kehidupan harus tetap berjalan dan tidak boleh berdiam diri.Renipun harus ‘putar otak’ menjalankan bisnis kerajinan yang dinamai produk CKC (Cucu Chquita Keisa) yang diambil dari nama cucu Reni seperti anyaman tikar yang dijadikan tempat tisu dan pinsil, serta beragam produk modis lainnya
Nantinya, setiap produk yang dijual nantinya akan disisihkan sebesar Rp 5000 untuk orang tidak mampu.
” Setiap produk yang terjual akan kami disisihkan Rp 5000 buat infak untuk diberikan bagi orang tidak mampu,” kata Reni kepada wartawan dalam sebuah pameran digedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jalan Patimura Nomor 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu(25/2/2017).
Disisi lain, menurut Reni, pemerintah harus memiliki kepedulian  terhadap masyarakat yang putus sekolah, sehingga mereka tidak mudah dimanfaatkan oleh sindikat kejahatan perdagangan manusia (Human Trafficking).
“Pemerintah harus lebih konsisten buka usaha bagi masyakat yang putus sekolah  menjadi korban perdagangan manusia,” jelasnya.
Reni mengatakan, kini dirinya telah membina 30 orang yang putus sekolah untuk dipekerjakan ditempat usahanya.
“Kami perdayakan 30 orang yang putus sekolah untuk diperkerjakan sitempat saya.Produk-produk ini  sudah dijual ke Malaysia,” ungkap pengurus Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Tangerang Selatan ini. (sapuji)
Editor : Yori

 981 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *