Pengunjung Taman Menteng Keluhkan Banyaknya Pengamen

  • Share
Liburan akhir pekan biasanya dimanfaatkan oleh warga Jakarta untuk menghabiskan waktu bersama keluarga berlibur atau mengajak ke tempat untuk mengajak sibuah hati ke taman agar mereka bisa bermain sepuasnya.
Salah satu taman yang kerap dijadikan tempat untuk singgah sana bersama keluarga yakni Taman Menteng yang ada di jalan Hos Cokrominoto, Menteng, Jakarta Pusat.
Namun sejumlah pengunjung mengeluhkan dengan banyaknya pengamen jalanan yang ada di taman tersebut. Tentu saja hal itu tidak membuat pengunjung nyaman karena pengamen yang datang silih berganti tak habis habis.
“Kalau ngajak anak-anak nyaman di sini mas, tapi sayangnya banyak pengamen di sini. Harapan saya ya pemerintah, pihak pengelola taman atau pihak keamanan bisa tegas supaya taman ini nyaman untuk siapa saja yang datang tanpa diganggu sama pengamen yang kadang ada yang ga mau pergi kalau ga dikasih,” ungkap Adhi Warga Priok yang mengajak anaknya ke Taman Menteng, Jakarta Pusat Sabtu (18/2) malam.
‎Adhi mengungkapkan dirinya sudah habiskan 4 batang rokok untuk diberikan kepada pengamen lantaran ia tidak memiliki uang recehan untuk para pengamen yang datang.
“Ya kurang dari 30 menit saya udah ngasih rokok empat batang di sini,” terangnya.
Tidak hanya Adhi, sejumlah remaja yang menghabiskan malam Mingguan di Taman Menteng juga mengeluhkan banyaknya pengamen yang berkeliran di sana. Sehingga, para remaja itu tidak menikmati waktu liburannya dengan maksimal.
“Ya kalu kaya gini kita bingung mau main ke mana lagi, semua taman kaya nya ada aja pengamen kalau malam. Apalagi malam minggu itu bisa lebih banyak,” kata Syahrul di Taman Menteng.
Oleh sebab itu, para pengunjung menginginkan peran aktif dari pemerintah untuk memberdayakan Taman yang ada di Jakarta dengan sebaik mungkin bukan untuk dimanfaatkan oleh sekelompok orang mengais rezeki dengan merenggut kesenangan orang lain.‎

 652 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *