Polda Bali Resmi Tetapkan Panglima FPI sebagai Tersangka

  • Share
munarman
Panglima sekaligus Juru bicara FPI Munarman. (Foto:Ist)
 DENPASAR,DETEKSIONLINE.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Bali telah menaikkan status Munarman sebagai tersangka dalam kasus dugaan fitnah terhadap pecalang. Rencananya juru bicara sekaligus panglima Front Pembela Islam (FPI) itu akan kembali dipanggil untuk diperiksa penyidik sebagai tersangka pada 10 Februari 2017.

“Kamis (10/2/2017) ini, Munarman kami panggil dan statusnya kami naikkan sebagai tersangka,” ujar Kapolda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose, di sela memberikan pengarahan Babinkamtibmas di Lembah Pujian, Denpasar, Selasa (7/2/2017) kemaren.

Irjen Petrus menegaskan bahwa pemanggilan berikutnya terhadap Munarman bukan lagi sebagai saksi, tetapi sebagai tersangka. Yang bersangkutan, kata Petrus, akan diperiksa oleh tim penyidik dan akan diperiksa sebagaimana prosedur penyidikan yang berlaku.

Saat ditanya apakah Munarman akan ditahan pada pemanggilan pertama, Petrus enggan menjawabnya. “Itu urusan saya,” cetusnya.

Polda Bali telah menyiapkan alat bukti yang cukup saat menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka. Munarman sebelumnya sudah diperiksa pada 23 Januari 2017 di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali.

Munarman dikenakan UU ITE Pasal 28. Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa setiap orang tanpa hak menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan kelompok masyarakat tertentu yang menyangkut suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Seperti diketahui bersama bahwa Munarman telah dilaporkan oleh elemen masyarakat dan tokoh lintas agama di Bali karena dianggap menyebar fitnah. Munarman dalam sebuah cuplikan video yang bisa diunduh di Youtube mengatakan pecalang melempari rumah dan melarang umat Muslim salat Jumat. Video tersebut berdurasi sekitar satu jam dan 24 menit dan diunggah oleh akun Markaz Syariah pada Juni 2016. (Yori/Ulis)

 

 1,091 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *