Pengamat: Bisa Pengaruhi Elektabilitas Agus Jika SBY Terus Berkicau Negatif

  • Share
pengamat-politik-maksimus-ramses-lalongkoe-20161128_231249
Pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe. (Foto: Ist)
Jakarta,deteksionline.com Pengamat Komunikasi Politik Lembaga Analisis Politik Indonesia (API), Maksimus Ramses Lalongkoe mengatakan bila mantan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus memuntahkan kata-kata atau kiacuan bernada negatif maka bisa berpengaruh terhadap elektabilitas calon Gubernur Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)  yang merupakan putera sulung SBY.
Dari sisi komunikasi politik kata Ramses, pernyataan-pernyataan SBY cenderung bernada negatif dengan menggunakan kata-kata yang justru mendapat kecaman publik luas melalui berbagai media sosial.
Lebih jauh Ramses menjelaskan bahwa dalam konteks ini, tentu tidak membawa keuntungan secara politik bagi SBY malah bisa menurunkan elektabilitas AHY. Cagub AHY merupakan simbol SBY, maka secara politik berpengaruh besar terhadap kicauan-kicauan SBY baik secara langsung maupun melalui media-media sosial.
“Kalau pak SBY terus menggunakan kata-kata yang justru dianggap negatif oleh publik luas maka bisa berpengaruh terhadap elektabilitas cagub Agus yang tidak lain putera pak SBY sendiri”, ujar Maksimus Ramses Lalongkoe dalam siaran persnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (21/1/2016).
Menurut Ramses, kicauan SBY akhir-akhir ini mendapat banyak komentar negatif publik. Ini menunjukan publik tidak sejalan bahkan tidak menerima pernyataan-pernyataan SBY yang bernada psimisme.
Untuk itu kata Ramses, sebaiknya SBY menahan diri atau lebih baik menyampaikan pandangan positif dan harapan optimisme terhadap bangsa dan negara maka publik akan memberikan apresiasi positif.
“Bukankah diam itu emas?,” Cetusnya.
Saat ini lanjutnya, bangsa dan negara membutuhkan tokoh-tokoh nasional untuk memberikan kekuatan dan keteduhab bagi masyarakat di tengah hiruk pikuk dinamika politik. Tokoh seperti SBY dipandang penting untuk mengambil bagian dalam memberikan kekuatan terhadap bangsa.
“Bangsa ini kehilangan tokoh yang bisa menyejukan masyarakat. SBY harusnya mengambil peran ini untuk penguatan bagi masyarakat”,  ucap-nya.
Seperti diberitakan, Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY kembali mencuit melalui akun twitter pribadinya,‏ @SBYudhoyono. Ketua Umum Partai Demokrat itu mencuit dengan kalimat, “Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar “hoax” berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang? *SBY*. Cuitan SBY ini mendapat beragam komentar publik di media-media sosial hingga saat ini. (Dol/Yori).

 565 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *