Penanganan Polemik Pabrik Semen Rembang Langkah penegakan Hukum

  • Share

images (3)

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM: Polisi pro-aktif  tangani polemik pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah.  Tapi bagi yang menolak pembagunan pabrik semen tindakan  polisi dianggap kriminalisasi.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Wali, Gus Anis Maftuhin angkat bicara mengenai masalah ini. Dia menganggapnya tindakan polisi sebagai penegakan hukum.

“Saya anggap itu penegakan hukum. Karena apa yang dilakukan polisi memanggil para saksi untuk mengetahui peristiwa yang dianggap perlu diluruskan untuk menegakan hukum,” kata Gus Anis  wartawan, Minggu (15/1).

Dijelaskan Gus Anis, polisi dalam meminta keterangan saksi terkait aksi demo yang dianggap sudah menganggu ketertiban tidak hanya dari satu pihak. Semua yang terlibat, baik yang pro dan kontra pembangunan pabrik, juga dimintai keterangan.

Karenanya, Gus Anis meminta agar masyarat Rembang tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia pun memberi keyakinan bahwa pendirian pabrik semen itu tak lain hanya untuk lebih memperkuat ketahanan perekonomian nasional.

Keberadaan pabrik semen di Rembang, lanjut Gus Anis, keberadaan pabrik semen di dibutuhkan sekali. Keberadaannya paling tidak bisa memberikan manfaat lebih bagi warga Rembang.

“Menurut saya pribadi keberadaan pabrik semen di Rembang itu maslahatnya (manfaatannya) lebih besar,” kata Gus Anis Maftuhin kepada wartawan, yang menghubunginya, Minggu (15/1).

Gus Anis menuturkan, apa yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia dengan membangun pabrik di daerah Rembang harus didukung.

“Semen Indonesia ini adalah milik BUMN. Apa yang akan dilakukan pasti untuk kepentingan ketahanan perekonomian nasiaonal,” tutur Gus Anis.

Saat disinggung mengenai masih adanya penolakan dari beberapa warga karena takut merusak lingkungan, Gus Anis menjawab santai. Menurutnya, sebagai bagian dari BUMN, PT Semen Indonesia tidak akan sembarang dalam membangun sebuah pabrik.

“Saya kira Semen Indonesia sudah memiliki konsep-konsep dalam menjaga lingkungan, tidak mungkin dalam membangun pabrik sebelumnya tidak ada kajiannya,” jawab Gus Anis.

Bahkan, Gus Anis meyakini Semen Indonesia akan bisa mengelola pabrik tersebut dengan baik sehingga kesejahteraan warga di Rembang bisa lebih meningkat lagi. (Kh)

 

 

 

 609 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *