Polsek Tambora Operasi Bahan Peledak Di Asemka

  • Share
Jakarta, deteksionline.com – Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol M. Syafi’i melakukan operasi Bahan peladak (Handak) petasan di kawasan pasar Asemka. Pasalnya, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi beredarnya petasan yang dapat membahayakan masyarakat pada saat pesta pergantian malam tahun baru 2017.
 
‎”Ya kami melakukan itu karena beberapa hari lagi kita akan merayakan malam pergantian tahun, jadi pasar pagi kita patroli agar tidak ada petasan yang meledaknya berbahaya bagi masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan Rabu (28/12).
 
‎Syafi’i melanjutkan, banyaknya pedagang yang ada di pasar pagi membuat dirinya tidak ingin kecolongan dengan beredarnya petasan yang ledakannya dapat membahayakan masyarakat.
 
“Ada 25 pedagang petasan yang kita lakukan pemeriksaan hasilnya tidak ditemukan bahan peledak,” tutupnya.
 
Syafi’i juga mengimbau kepada masyarakt agar para pedagang kembang api jangan sampai menjual petasan mercon atau bahan peledak berbahaya. Pasalnya, apabila itu masih beredar untuk di jual, bisa membahayakan bagi pedagang dan pembelinya.
“Apabila ketahuan selain kita tangkap, kita juga bakal menyita dan memusnahkan benda peledak itu,” tuturnya.
Untuk diketahui, mengacu pada Undang-undang Darurat no 12 Tahun 1951 tentang bunga api, di dalamnya sangat jelas disebutkan, mana benda yang boleh dan mana benda yang tidak boleh diledakan. Di Undang-undang darurat No 12 tahun 1951, tentang petasan dan mercon itu tidak dibenarkan.
“Dari mengacu undang-undang itu kita melarang dan pihak kepolisian akan melakukan tindakan kepada siapa pun jika melanggar” Tutupnya.

 1,081 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *