Kader Golkar Malu Terhadap Aksi ‘PKI-412’

  • Share
596287sampah-berserakan-dan-taman-rusak-saat-aksi-parade-kebudayaan-_161204141511-679
Rusak taman(foto:ist)

JAKARTA, DETEKSIONLINE – Aksi Parade Kita Indonesia 412 (PKI 412) yang digelar, Minggu (4/12) pagi, telah mencoreng ke-Indonesiaan kita. Aksi yang digelar kedua kalinya, setelah Parade Bhinneka Tunggal Ika, untuk dukung Ahok dan menandingi Aksi Bela Islam, akhirnya merusak dan memalukan kita semua sebagai bangsa.

“Aksi PKI 412 telah merusak taman, merusak kebersihan, merusak kesehatan orang yg terganggu olah raganya, merusak mental bangsa, dengan gerakan “bayar massa” nya, merusak keteladaan bagi generasi muda, dengan mencatut nama dan bendera HMI, yang akhirnya membuat malu kita semua,” kata politisi muda Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia dalam rilisnya, Minggu (4/12).

Apalagi Aksi PKI 412 itu, tambah Ahmad Doli, telah melanggar hukum dengan memanfaatkan massa Car Free Day dengan kampanye partai politik, termasuk Partai Golkar, dan dukung Ahok sebagai pilgub DKI.

“Sebagai kader Partai Golkar saya sangat malu dan mendapat tanggapan negatif dari berbagai pihak. Apalagi ada berita di media tentang insiden pemukulan antar kader Golkar gara-gara jumlah bayaran massa yang tidak sesuai,” tandas mantan Ketua KNPI tersebut.

Menurutnya, kepemimpinan partai ini (Partai Golkar) sekarang telah kehilangan kecerdasan, akal sehat, dan moral dalam bertindak.

Bila Aksi PKI 412 benar-benar dilakukan untuk menandingi Aksi Bela Islam, maka itu sesuatu yang sangat keliru, karena beda context.

Aksi Bela Islam, kata Ahmad Doli, menuntut penegakan hukum, di mana tersangka penista agama harus ditahan, diadili, dan dipidana. Tapi Aksi PKI 412 justeru aksi politik pilgub, dukung Ahok. Dan lebih parah lagi aksi kali ini, pemerintah dan pimpinan Parpol pendukungnya ikut terlibat langsung dan unjuk gigi secara terbuka, mengajak semua aparatnya, termasuk PNS untuk diadu domba dengan ummat Islam, yang selalu ingin dikesankan anti kebhinneka-an, anti keberagaman, dan lain-lain.

Harusnya pimpinan Partai Golkar sadar bahwa mayoritas pemilih Golkar selama ini adalah ummat Islam. Bila berhadapan dengan ummat Islam, bisa jadi Golkar akan ditinggalkan.

Kemudian, Aksi PKI 412 ini, sama dengan Parade Bhinneka sebelumnya, justeru berupaya mengkotak-kotakkan elemen masyarakat.

“Bila aksi tadi pakai istilah #kitaindonesia, apa yang kemarin 212 bukan orang Indonesia? Apa yang tidak hadir Aksi PKI 412 tadi bukan orang Indonesia?” Kata Ahmad Doli sambil bertanya heran. (kh)

 

 

 

 350 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *