Buni Yani Resmi di Tetapkan Sebagai Tersangka

  • Share
57fb41ceafb02-ketua-hami-dki-aldwin-rahadian_663_382
Bumi Yani (BY)

Jakarta,Deteksionline.com – Penyidik Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono  telah menetapkan Bumi Yani (BY) sebagai tersangka dugaan kasus penghasutan berbau SARA melalui media sosial (Medsos). Hal ini berdasarkan empat alat bukti yang diperoleh pihak kepolisian.

“Dari Pasal 148 KUHAP, dari lima poin yang tercantum di sana dan kita sudah memenuhi empat alat bukti. Yaitu yang Pertama keterangan saksi, kedua saksi ahli, ketiga surat, dan keempat petunjuk. Jadi Unsur hukumnya sudah terpenuhi, maka dengan demikian BY kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/11) malam.

Awi menjelaskan bahwa penyidik telah memeriksa rekaman asli berisi pidato Basuki Tjahja Purnama (Ahok) ketika memberikan paparan kepada warga di Pulau Pramuka Kepulauan Seribu.

“Kami sudah lakukan pemeriksaan digital forensik, video yang asli rekamannya 1 jam 40 menit. Sedangkan hasil suntingan di akun Facebook Buni Yani (BY) yang hanya berdurasi 30 detik. Mulai dari menit 00.24.16 sampai 00.24.46. Jadi video milik BY hanya dipotong menjadi 30 detik,” jelasnya.

Awi menegaskan, alasan penyidik menetapkan Buni Yani sebagai tersangka bukan karena mengunggah video, melainkan tulisan atau caption yang ditambahkan pada rekaman video dan diposting ke Facebook pada tanggal 6 Oktober 2016.

“Di sini kami jelaskan bahwa memposting video tidak ada yang salah, namun perbuatan pidananya terletak pada tulisanan tiga paragraf kalimat di akun Facebooknya itu,” tegasnya.

Awi menjelaskan, kalimat-kalimat atau caption yang ditulis Buni Yani pertama adalah.

“PENISTAAN TERHADAP AGAMA? Kedua, “Bapak-Ibu (pemilih muslim).. Dibohongi Surat Almaidah 51″… (dan) “masuk neraka” (juga bapak-ibu) dibodohi.” Ketiga, “Kelihatannya akan terjadi suatu yang kurang baik dengan video ini.”

“Tiga paragraf inilah yang menjadi dasar untuk BY ditetapkan sebagai tersangka, ia di duga melanggar pasal 28 ayat 2 Undang-undang ITE. Siapa pun yang membacanya pasti bisa terhasut, sehingga menimbulkan kebencian yang menjurus ke SARA,” terang Awi. (Yori/Lis)

 961 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *