Pemaknaan Pengemasan, Pemasaran Karya Seni

  • Share
ilustrasi
ilustrasi (foto:infounik/ist)

Oleh Kombes Chrysnanda DL

JAKARTA, DETEKSIONLINE- Seniman sebagai sosok pekerja yang terus berkarya menghasilkan karya-2 seni. Hidup para seniman kadang tidak sehebat karya-2nya. Untk bertahan hidup saja kadang harus menjual barang lainya atau mencari pekerjaan lain.

Karya-2 seniman seringkali tidak dihargai dan dipandang sebelah mata oleh bangsanya, tertutama para penguasanya. Seni ini juga bagian dari politik, lihat saja di negara-2 maju, karya seni diapresiasi setinggi tingginya.
Dimaknai, dikemas, dibahas dimana mana, di publikasikan dan dimarketingkan. Lahan untuk memamerkan, mengeksppresikan jati dirinya ada di mana-2, balai-2 lelang untk memberi kehidupan+ menghidupi para seniman, para kurator yg mampu memanusiakan para seniman, galeri2 yg mampu memarketingkan bukan sekedar menjadi tengkulak, para kolektor akan memajang dan memberi ruang apresiasi bukan sekedar kolekdol (mengkoleksi trs didol).

Para pemimpin yg menyadari bahwa dirinya sbg ikon + pilar pembangunan peradabanakan menggunakan naluri artistik + estetiknya dlm menata keteraturan. Kebijakan2nya akan lebih peduli akan kemanusiaan + mampu memanusiakan manusia untk hidup yang terus meningkat kualitasnya. Citra positif akan disandangnya dan penghargaan akan seni menjadi pilar kesuksesanya dalam membangun peradaban + meningkatkan kualitas hidup.

Apresiasi seni dlm perpolitikan + protokoler kenegaraan

Poster potret kepala2 negara KTT asia afrika dipasang dengan model pop art ikut memeriahkan suasana. Banyak pengunjung yg mengambil posisi sebagai latar belakang untk berfoto. Model potret memang terus digemari dari masa ke masa.
Monalisa karya besar leonardo da vinci merupakan lukisan potret, lukisan potret raja-2 karya pelukis renaisance menjadi maha karya. Berbagai pose potret diri rembrand van rijn, jg potret diri van gogh, dan banyak pelukis 2 realis hingga ekspresif spt affandipun mjdkan potret sbg model / gaya lukisanya.

Di era pop art andy wahrol mempelopori melukis potret sebagai model lukisanya. Di era digital model lukisan potret terus berkembang mjd model idola dr para pelukis + designer. Model yg menonjol suatu karya dr wedha (yg bernama sli abdul rasyid) sbg ilustrator berbagai produk buku + majalah terbitan gramedia.

crysnanda
Kombes Chrsnanda DL

Weda menamainya dg model WPAP (wedha pop art potrait), yg banyak dijadikan model lukisan baik scr manual / scr dedign grafis. Model design grafis akan lebih mudah dan lebih murah serta lebih bagus warna + tingkat kemiripanya. Seni walaupun telah didukung teknologi namun rasa/ sense sangat menentukan.

Affandi melukis poster perjuang yg diisi kalimat ajakan oleh chairil anwar yg berjudul : ” boeng ajo boeng” menjadi pembakar semangat perjuangan. Patung2 di jakarta era bungkarno menjadi ikon perjuangan sekaligus pendidikan seni kepada warganya.

Indonesia memiliki banyak sekali seniman di segala bidang, sayangnya tidak semua memiliki mentor atau wadah untk manimpilkan karyanya. Tidak banyak pemimpin yg bisa menikmati atau peduli akan karya seni anak bangsa. Karena minimnya apresiasi + lemahnya dukungan political will.

Di era globalisasi dg majunya teknologi akan memudahkan memamerkan karya dan menyebarkan ke mana saja sbg edukasi + pengenalan karya para seniman di semua lini. Internet bs mjd jembatan / interconecting di semua lini.

Pemaknaan: arti sama kelas berbeda?

Memaknai sesuatu fenomena berdampak pada kualitas/ grade yg berbeda. Pemaknaan memberikan sesuatu yg berbeda dan bs jg mengangkat harkat + martabat.

Sebagai contoh saja nama makanan, dr bahasa lokal ke bahasa /istilah internasional, ini akan menunjukan pemahaman+ tingkat penghargaan akan sesuatu. Bahkan produk2 nasionalpun diiklankan agar digunakan.

Pemaknaan jg berkaitan dg branding dan siapa yg memberi brand tsb. Brand merupakan bagian dr pemaknaan yg menunjukan suatu apresiasi dan penemrimaan dr kalangan internal maupun eksternal.

Para pejabat/ penguasa semestinya mampu memberi pemaknaan/ brand shg apa yg dipimpinya/ yg mjd binaanya meningkat harkat martabat + derajatnya.

Sebagai contoh saja, batu bacan yg dijadikan gift oleh presiden sby kpd obama mengangkat harkat + nilai batu bacan sehingga bisa menjadi booming. Sayangnya apa yg terjadi sering kebalikanya yg berkuasa/ yg menguasai justru menjadi benalu karena produk-2 hutang budi/ memang tidak berkompetensi sehingga tidak mampu / tidak tahu pemaknaan apa yg akan diberikan.

Pemaknaan bagian dr marketing dg memberi brand yg akan menunjukan :

  1. Keistimewaan,
    2. Keunggulan,
    3. Keunikan,
    4. Kompetensi,
    5.kualitas,
    6. Tingkat apresiasi,
    7.Penerimaan+pengakuan scr luas dsb.

    Memaknai salah satu tugas +tanggung jwab dr pejabat /pimpinan di samping itu jg mengemas + memasarkanya.

Seni sbg tanda kebangkitan fajar budi

Mjd bangsa pembelajar adalah awal dr kemajuan dan awal mampu bertahan, mencegah,memperbaiki, bahkan membangun kemanusiaan. Seni membangkitkan suatu budi pekerti manusia, mulai dr komunikasi, transportasi, sistem2 pengamanan, sistem 2 sosial pun di design dg seni yg bervariasi dr model tradisional hingga seni modern. Model2 keteraturan sosialpun dpt dibuat dlm model2 seni yg beragam.

Fajar budi merupakan suatu kebangkitan atas kesadaran diri baik scr perorangan, kelompok maupun dlm masyarakat luas untk mampu membangun kesadaran + mengimplementasikan seni berteknologi. Kesadaran untk membangkitkan, memberdayakan, menemukan, menguatkan dlm berbagai sendi kehidupan sosial.

Konflik yg berupa pertikaian antar sesama manusia yg. Dg berbagai dalih dr yg mengatasnamakan Tuhan, kebenaran dan berbagai dalih lainya telah menimbulkan korban + mematikan produktifitas.

Konflik timbul akibat keserakahan dan kelekatan atas ego untk menguasai sumber daya melalui pendominasian dng cara2 yg tidak fair. Seni dapat digunakan sebagai pembangun fajar budi untuk mencerahkan dan menjadikan suasana yg harmoni dan saling bersinergi.

Art therapy : seni dlm penataan keteraturan sosial

Keteraturan sosial bukan semat mata tertib rapi tetapi jg memerlukan seni, sehingga apa yg ada dlm hidup + kehidupan akan semakin bermakna. Kemampuan memberi makna akan mengangkat harkat + martabat sesuatu. Dr pemberian makna maka akan dpt dikemas dan di marketingkan.

Keteraturan sosial merupakan suatu suasana fisik + psikis yg mendukung pd upaya2 peningkatan kualitas hidup masyarakat. Seni menata akan memberikan suatu nilai yg dpt diapresiasi dan mengedukasi. Kemampuan packing / mengemas akan menghasilkan suatu produk yg dpt di marketingkan sbg produk unggulan.

Keteraturan sosial tdk hanya berdiri sendiri melainkan akan terkait dg apa, bagaimana + mengapa keteraturan sosial itu terjadi dan dpt fungsional. Keteraturan sosial yg dinamis, dan memiliki cita rasa seni yg tinggi akan mampu mengedukasi dan memberi dampak bagaimana hidup + kehidupan manusia semakin bermakna dan membawa hidup + kehidpan yg semakin lebih baik. Keteraturan sosial merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakt untk dpt menghasilkan produksi yg dpt digunakan untk hidup tumbuh +berkembang.

Seni sering dikecilkan maknanya / dipahami scr sempit sbg karya cipta/ benda2 ciptaan semata. Padahal seni sbg reflesi atas kehdupan dpt diimplementasikan dalam berbagai lini kehidupan.

Kepemimpinan, administrasi, operasional bahkan yg mjd capacity building pun memerlukan seni. Seni merupakan terapi kesehatan jiwa yg dpt berkaitan dg kebangaan, apresiasi, interpretasi hingga penegakkan hukum sekalipun.

Arti sebuah nama :Menemukan dan menunjukan?

William Shakespeare,mengatakan ““What’s in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet.” (Apalah arti sebuah nama? Andaikata kamu memberikan nama lain untuk bunga mawar, ia tetap akan berbau wangi).

Benarkah nama tidak penting?
Tatkala nama tdk diberikan bgm kita akan memanggil, menyebut, untk menunjukan ataupun membahasnya tentu akan mengalami kesulitan bahkan bs jd salah persepsi. Nama yg sama dalam pengucapan yg berbeda bis bermakna lain. Nama tdk hanya diberikan kepd benda, orang, tempat, kegiatan atau sesuatu yg sdh ada dan dpt ditangkap panca indera saja, nama patut diberikan jg bagi sesuatu yg abstrak, yg merupakan konsep/teori.

Bung karno proklamator,pemimpin besar revolusi, penyambung lidah rakyat dlm berbagai pidatonya sll ada namanya dan menyatakan konsepsi2 dr bangsa indonesia yg menginspirasi dunia.

Politikus,ilmuwan ,pakar2bangsa indonesia sekarang ini banyak yg lbh suka / lbh bangga memakai atau menyebutkan nama / pendapat dr pakar 2 asing yg telah ternama drpd mencari / menemukan + memberi nama atas pemikiranya / konsepsinya/ teorinya dg nomenklatur baru.

Memang dlm pemikiran2/teori2 dr barat mmg sangat lengkap dan hampir semua lini ada + dikuasainya. Tatkala akan membahas sesuatu mmg baik + benar mengacu teori orang namun setelah dibahas/ dikonstruksi mestinya akan ditemukan konsepsi baru/teori baru disinilah kita tdk lagi mampu memberi nama yg akan menginspirasi org lain. Atau setidaknya memberi / menyumbagkan pemikiran baru bagi dunia yg ditekuninya.

Benarkah kita bangsa yg konsumtif? Kita lihat saja dlam kehidupan sehari hari sebarapa banyak buatan bangsa kita, berapa banyak barang2 impor dr negara asing.

Memberi nama dan memaknai dr pemikiran 2 baru sbg pemikir, penemu akan membiasakan kita sbg anak bangsa untk bangga dan menghasilkan produk2 bangsa sendiri ketimbang hrs mengimpornya/ membangga2kan demi prestise/ kebanggaan2 semu.

Seni sbg theraphy bs dlm berbagai aliran seni. Seni memberi ruang +kesempatan untk mengeksresikan penangkapan bagi jiwa + hati yg tersembunyi sbg refleksi atas kehidupanya akan menghasilkan karya seni. Ekspresi pd karya seni akan mampu menyalurkan perasaan jiwa + hati.

Seni bukanlah semata mata mimesis/ meniru / memasukan org , alam , benda, hewan , barang ke dalam kanvas, / media seni lainya, melainkan juga merefleksikan atas pikiran, perasaan + suasana hati + kejiwaan seseorang. Disinilah terapinya, senirupa mjdkan saluran, wadah ekspresi dan tatkala tertuang/terungkapkan dg baik maka karya itu akan bs digunakan sbg media untuk membaca jiwanya.

Benar apa kata bapak seni rupa modern indonesia S soedjojono yg mengatakan seni rupa adalah jiwa yg nampak. Menggambar, melukis adalah ekspresi jiwa bukan sekedar bermain main dan merekayasa untk pematut matutan, krn seni tdk selalu berkaitan dg keindahan.

Bahkan bs yg bertentangan dan ekstrim sekalipun. Seni rupa tdk hars dg media kanvas/ kertas ttp apa saja bs dibuatnya untk bs mengekspresikan apa saja bs dibuatnya. Seni mmg perpaduan otak, otot, jiwa + hati kadar ekspresi inilah yg tatkala mampu membuat org lain greng ini yg luar biasa.

Seni dlm terapi tidak membahas baik buruk, melainkan bagaimana mampu menjadi penyaluran eksprsi jiwa + hati dlm sebuah karya. Karya seni merupakan ikon keabadian dan manusialah yg mampu membuatnya abadi dlm berbagai era dan tingkatan kehidupan. Ars longa vita brevis. (CDL)/hendra

 498 total views,  3 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *