Diduga Serobot Tanah, Kapolda Sumut Dilaporkan ke Kompolnas

  • Share
img-20161011-wa0016
Sarmanto Tambunan, SH selaku kuasa hukum PT Sianjur Resort kepada wartawan di kantor Kompolnas Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa(11/10). (Foto:Ist)

Jakarta, Deteksionline.com – PT. Sianjur Resort melaporkan Kapolda Sumatra Utara Irjen Pol Raden Budi Winarso ke Kompolnas, karena diduga telah menyerobot tanah seluas 7 hektar di belakang Mapolda Sumatra Utara.
” Kapolda Sumut mengambil sepihak tanah milik klien kami, tanpa  seizin pemilik lahan makanya saya laporkan ke Kompolnas,” ujar Sarmanto Tambunan, SH  selaku kuasa hukum PT Sianjur Resort kepada wartawan di kantor Kompolnas Jalan Tirtayasa,  Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa(11/10).

Dia menerangkan, kasus penyerobotan tanah tersebut terjadi ketika PT PTPN II menyerahkan tanah kepada pihak Polda Sumatra Utara. Padahal, pihak PT Sianjur Resort telah memenangkan gugatan atas PT PTPN II terkait lahan seluas 7 hektar tersebut.
“Sudah lima kali klien kami memenangkan gugatan,” jelasnya.

Selain melapor ke Kompolnas,  menurutnya, kliennya telah membuat surat kepada Presiden Jokowi untuk meminta perlindungan hukum.

” Kami juga mengirimkan surat ke presiden untuk meminta perlindungan hukum, karena yang kita lawan institusi penegak hukum, dalam hal ini Polda Sumut,” ungkapnya.

Dikatakannya, Kompolnas untuk memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memanggil Kapolda Sumut guna dimintai keteranganya terkait penyerobotan tanah tersebut.

“Kompolnas harus memanggil Kapolri dan memintai keterangan kapolda Sumut, karena  polisi melindungi hak rakyat bukan merampas hak rakyat,” pungkasnya. (Yori/sapuji)

 680 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *