Komjen Syafruddin Dilantik jadi Wakapolri

  • Share
img-20160910-wa0008
Komjen Syafruddin

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JAKARTA, DETEKSIONLINE: Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komjen Syafruddin resmi menjadi Wakapolri, menggantikan tugas dan tanggungjawab Jenderal Budi Gunawan yang saat ini menjabat Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Kapolri Jenderal Tito Karnavian bertindak sebagai inspektur upacara. Pada acara sertijab, Tito memimpin pembacaan sumpah jabatan diikuti oleh Syafruddin.

Bunyi sumpah itu, intinya akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang-undang 1945.  Usai membacakan sumpah jabatan, Tito dan Syafruddin langsung menandatangi nota serah terima jabatan. Kemudian, Tito menyampaikan sambutan.

‎Dalam sambutannya, Tito mengatakan pemilihan Syafruddin melalui pemikiran matang.

Menurutnya, dari berbagai aspek, potensi, pengalaman di berbagai tempat, dari operasional komando, sampai pejabat administratif sangat sudah mumpuni. Sehingga menempatkan beliau pada posisi ini. Ini adalah hak prerogatif Kapolri.

Rekam Jejak

Jauh sebelumnya nama Syafruddin memang santer terdengar bakal menggantikan Budi Gunawan.

Dia dinilai sosok yang pantas menggantikan Budi. Komjen Syafruddin lahir di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, 55 tahun yang lalu.

Tahun 2004 lalu dia menjabat sebagai ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla.  Sebelum menjabat ajudan , Syafruddin juga pernah menjabat Kapolres Metro Jakarta Timur, Kapolres KP3, dan pernah juga menjabat Kabag Regident dan Wadirlantas Ditlantas Polda Metro Jaya.

Lima tahun berselang ke luar dari ajudan Wapres, ia ditugaskan sebagai Wakapolda Sumatera Utara. Sampai akhirnya tahun 2010 ia diangkat menjadi Kapolda Kalimantan Selatan.

Saat menjadi Kapolda ini lah, Syafruddin tercatat terakhir kali melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Laporan terakhirnya yakni pada 7 Januari 2011.

Berdasarkan LHKPN di website KPK yang dilihat, harta Syafruddin per 2011 tercatat sebesar Rp 3,38 miliar. Jumlah tersebut terbagi menjadi tanah dan bangunan Rp 2,12 miliar, harta bergerak Rp 410 juta, dan lainnya Rp 853,5 juta Selepas 2011, tepatnya tahun 2012, Syafruddin ditugaskan menjadi Kadiv Propam Mabes Polri. Hingga akhirnya menjadi Kalemdikpol pada tahun 2015. (lis/dra)

 934 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *