Penyidik Polres Jakbar Cokok Warga Taiwan Pemalsu KTP

  • Share
IMG-20160815-WA016
Kapolrestro Jakarta Barat Kombes Pol Kombes Roycke Harry Langie yang didampingi Kepala Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.
JAKARTA,Deteksionline.com Penyidik gabungan Polrestro Jakarta Barat dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, mencokok Warga Negara(WN) Taiwan berinsial CCM alias DT alias KT yang diduga terlibat pemalsuan kartu tanda penduduk(KTP) kartu keluarga(KK) guna pengurusan bisnis penjualan baby lobster dan ikan di kawasan Mataram, Nusa Tenggara Barat(NTT).
” Kami memiliki kewajiban untuk membackup dari rekan-rekan dari  Kementerian Kelautan dan Perikanan,” kata Kapolrestro Jakarta Barat Kombes Pol Kombes Roycke Harry Langie yang didampingi Kepala  Pangkalan  Pengawasan  Sumber Daya Kelautan dan Perikanan,pada  Kementerian Kelautan dan  Perikanan Slamet kepada wartawan di Mapolrestro Jakarta Barat, Senin(15/8).
Ditambahkannya, tersangka diketahui masuk dalam daftar pencarian orang(DPO) Kementerian Kelautan dan Perikanan, karena menjual baby  lobster yang dilundungi.
” Tersangka adalah DPO Kementerian Kelautan dan Perikanan dan sering pindah-pindah tempat untuk menghindari  deteksi petugas,” jelasnya.
Sementara itu, Slamet mengatakan, baby lobster tersebut diterima dari nelayan setempat dengan harga Rp 150 ribu perekor.Kemudian, lobster tersebut diekspor ke Vietnam dengan cara dimasukan ke plastik yang telah diberikan oksigen lalu dimasukan kedalam koper besar.
” Baby lobster tersebut dilepas di laut Vietnam untuk dibudidayakan,” katanya.
Menurut Slamet, setiap orang dilarang untuk mengekspolitasi baby lobster karena bisa menimbulkan kepunahan habitat lobster di laut Indonesia.
” Perbuatan ini tidak hanya merugikan negara.namun, juga masyarakat karena lobseter bisa punah,” pungkasnya.
Akibatnya, tersangka dijerat dengan Pasal 93 atau Pasal 97 Undang-Undang(UU) RI Nomor 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan, Undang-Undang Keimigrasian dan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan serta UU RI Nomor 31/2004 tentang Perikanan.
Editor : Yori
Oleh    : Sapuji

 

 525 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *