Reshuffle untuk Siapa?

  • Share

Oleh Y Brahma

y brahma
Y Brahma

Reshuffle kabinet bukan satu-satunya solusi untuk meningkatkan kinerja pemerintah. Namun jika dibutuhkan, posisi tersebut harus diisi oleh orang-orang yang tepat dan bukan karena faktor jatah atau dulunya pernah menjadi orang penting dalam tim sukses.

Ada pendapat, reshuffle kabinet merupakan langkah untuk mengevaluasi kinerja kabinet, khususnya para menteri yang sudah setengah jalan dalam melaksanakan tugas kenegaraannya. Bisa juga karena adanya sejumlah departemen dianggap belum maksimal dan harus dilakukan pergantian nakhoda.

Namun demikian, sebenarnya ada tiga hal yang bisa dijadikan alasan untuk reshuffle kabinet. Pertama, adanya sejumlah menteri yang terganggu kesehatannya. Kedua, karena tuntutan masyarakat, elite politik, pakar, dan cendekiawan, agar ada peningkatan kerja kabinet dimana sejumlah menteri dinilai kinerjanya tidak baik. Ketiga, untuk lebih memantapkan dukungan politik dari koalisinya. Masalahnya sekarang, reshuffle ini untuk Siapa?

Kalau tindakan yang menjadi wewenang presiden ini menemui jalan yang tidak mudah, karena rongrongan elit-elit partai politik yang merasa punya “jasa” dan minta imbalan, maka tidak mengherankan rakyatlah yang bakal menderita. Rakyat menyaksikan negara begitu kaya, pejabat begitu jemawa, sementara mereka bersabung nyawa menyambung napas.

Rakyat betul-betul kehilangan harapan akan masa kini dan masa depan karena tidak punya uang untuk makan, menyekolahkan anak, membeli bahan bakar minyak untuk bekerja, bahkan tidak punya tanah untuk mengubur jenazah keluarganya yang meninggal.

Karena itu seluruh elit politik harus ingat pertanggungjawabannya kepada rakyat. Pemberi mandat inilah yang seharusnya disuguhi karya nyata. Begitupun dengan presiden, seharusnya membuat tim solid untuk bisa bekerja bagi rakyatnya. Karena itu pertimbangan utama presiden dalam menunjuk menteri-menterinya adalah kemampuannya bekerja untuk rakyat.

Bagaimana persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini dapat diatasi menjadi target utama. Eksekutif adalah pelaksana undang-undang yang dibuat oleh rakyat malalui para wakilnya. Di tangan para elite pengelolaan negeri ini berada. Meski perombakan kabinet berada penuh di tangan presiden, kesadaran sejumlah elite parpol sangat penting. Mereka semua pemegang amanah dari rakyat. Rakyat yang memiliki ketulusan hati, patut dibalas juga dengan ketulusan dalam etika berpolitik.

 391 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *