Densus 88 Bekuk Tiga Terduga Teroris, Sita Bom dan Senjata Api

  • Share

IMG-20160609-WA0004SURABAYA- DOL:Tim khusus antiterorisme Mabes Polri, Densus 88, menangkap tiga terduga teroris. Dari tempat penangkapan di Jalan Lebak Timur 3D/18, Tambak Sari, Surabaya, Densus 88 menyita sejumlah bom dan senjata api.

Informasi diperoleh deteksionline menyebut salah satu terduga teroris yang diamankan Priyo Hadi Purnomo (35), yang merupakan residivis yang belum setahun ini keluar dari Rutan Medaeng akibat terlibat narkoba, kemudian tinggal di Makassar, di rumah istrinya.

“Tapi yang bersangkutan baru sekitar seminggu kembali ke Surabaya dan menetap di kamar kosnya,” Kapolsek Mulyorejo Kompol Dwi Bagus Rusiawan di lokasi kejadian, Rabu (8/6)

Selain itu, lanjut dia, terduga Purnomo juga pernah terlibat kasus hukum dengan kasus penggelapan dan menetap di tahanan untuk beberapa tahun.

Disinggung tentang jaringan terduga teroris, Kapolsek belum bisa menjelaskan karena dibutuhkan proses pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Densus 88.

“Tim Densus nantinya yang akan memberikan keterangan. Yang pasti, polisi dan aparat akan terus berjaga di sini mengantisipasi hal tak diinginkan,” ujarnya.

IMG-20160609-WA0005Sementara itu kakak terduga Purnomo, Anik mengaku tak menyangka adiknya diamankan Tim Densus 88 dan dikaitkan-kaitkan dengan tindakan terorisme.

“Adik saya baru seminggu di Surabaya dari Makassar, dan saya tidak tahu kalau terjadi penggeledahan,” katanya.

“Sekarang ini dua terduga sudah diamankan Densus 88 dan lokasi dipasang garis polisi,” ujar Kapolsek lagi.

Dari lokasi penggerebekan, Tim Densus 88 juga menyita bom rakitan, dua unit senapan laras panjang, senjata api rakitan lengkap dengan peluru tajam, sangkur, ponsel sebagai alat pemicu, serta bahan-bahan pembuat bom.

Tim Densus 88 juga mengangkut sejumlah barang bukti yang diamankan dari teroris Surabaya.

“Tim Densus nantinya yang akan memberikan keterangan. Yang pasti, polisi dan aparat akan terus berjaga di sini mengantisipasi hal tak diinginkan,” ujarnya.

Sementara itu kakak terduga Pur, Anik mengaku tak menyangka adiknya diamankan Tim Densus 88 dan dikaitkan-kaitkan dengan tindakan terorisme.

“Adik saya baru seminggu di Surabaya dari Makassar, dan saya tidak tahu kalau terjadi penggeledahan,” katanya. (dra)

 

 

 1,130 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *