Close
IMG-20160430-WA001
Salah seorang oknum calo paruh baya yang berhasil diamankan oleh Timsus pimpinan AKP Beddy Suwendi (Foto: Dok)

JAKARTA,DOL – Kepala Unit Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Ajun Komisaris Polisi Beddy Suwendi SIK menegaskan bahwa Ia beserta jajarannya tidak pernah memberdayakan (pelihara) para  calo demi keuntungan pribadi, ataupun membiarkan oknum calo hilir mudik dengan leluasa berkeliaran mencari mangsa baik di dalam  maupun di luar gedung Samsat Jakarta Timur. Sebab sesuai dengan surat perintah (Sprin) dari Direktur lalu lintas Polda Metro Jaya Nomor: Sprin/26/III/2016/SJT  dan instruksi bersama Menhankam, Mendagri, Menkeu Nomor : INS/03/M/X/1999, Nomor : 29 tahun 1999 dan Nomor : 6/IMK.o14/199 tentang pelaksanaan Samsat dalam penerbitan STNK, STCK, TNKB, TCKB dan Pemungutan dan BBN-KB serta SWDKLLJ. di dalamnya tertuang tentang aturan baku yang harus dijalankan.

“Aturan itulah yang mengikat kami dalam setiap menjalankan tugas, jadi tidak ada niat sedikitpun  dari kami untuk melanggarnya dan kami selalu jaga citra Kepolisian dimanapun kami ditugaskan,” Ungkap AKP Beddy Suwendi SIK kepada Wartawan di Jakarta, sabtu (30/4).

AKP Beddy Suwendi yang juga menjadi komandan Timsus Samsat Jakarta Timur menerangkan bahwa hampir tiap hari ia dan anggotanya menertibkan oknum calo yang menawarkan jasa kepada pemohon, jika ada oknum calo yang tertangkap maka akan diamankan dan diproses lebih lanjut, serta membuat komitmen untuk tidak akan  mengulangi perbuatannya.

IMG-20160430-WA003
Beberapa Oknum Calo Yang Didata Dan Membuat Surat Pernyataan Untuk Tidak Lagi Mengulangi Perbuatannya (Foto:Dok)

“Hampir setiap hari kami beroperasi untuk menangkap para calo, jika kedapatan menawarkan jasa maka akan kami kandangin dan membuat surat pernyataan. jadi intinya adalah kami sengaja mempersempit gerak-gerik calo, kami tak mau kompromi dengan mereka (calo), ” Ucapnya.

Beddy menceritakan bahwa pada hari ini Sabtu (29/4) siang pukul 12.30 wib ia dan timsus lainnya menggelar razia calo dengan menyisir seluruh sudut baik di dalam maupun di luar gedung Samsat Jakarta Timur, dan dari operasi tersebut Timsus  berhasil mengamankan belasan oknum calo yang kedapatan sedang menawarkan jasa kepada pemohon (masyarakat), setelah itu kami bawa untuk didata dan membuat surat pernyataan.

“Jika ada pemohon atau masyarakat yang  merasa dirugikan oleh oknum calo tersebut maka himbauan saya adalah melaporkan langsung  kepada kami dengan begitu sanksi pidana dapat menjerat oknum calo tersebut. jadi sekali lagi saya tegaskan bahwa kami tidak pernah ada niat untuk memelihara calo dan seoptimal mungkin bekerja secara profesional seperti himbauan bapak Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet terbatas tentang peningkatan pelayanan Publik kemarin, ” tutup Beddy.

 

 

 

 

oleh : Yori

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll UpScroll Up
Share this product!