SIM Online, Inovasi Lisensi bagi Pengemudi

  • Share

JAKARTA, DOL:Harapan masyarakat untuk mendapatkan kemudahan pelayanan dari Polri, khususnya dalam memperoleh kemudahan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) akhirnya dapat terwujud.

Sejak Minggu (6/12) lalu, Presiden Joko Widodo melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, meresmikan peluncuran pelayanan SIM online di parkir timur, Senayan, Jakarta, dalam acara bertajuk ‘Sehari Bersama Polisi Lalu Lintas’.

Seperti diketahui, layanan itu tersedia untuk memudahkan masyarakat memperpanjang masa berlaku SIM mereka, dan inovasi ini akan terus dilakukan sampai tingkat kabupaten/kota.

Sampai saat ini, ada sekitar 45 Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) untuk perpanjangan SIM online yang memungkinkan masyarakat tak perlu pulang ke kota asal saat akan perpanjang masa berlaku SIM.

Peresmian SIM online itu sendiri sangat terkesan karena selain dihadiri petinggi negara, peresmian juga dilakukan dengan berpusat di Jakarta, dan ditandai penekanan sirine tanda resminya SIM online dilakukan dalam waktu bersamaan di 45 Satpas SIM melalui video conference.
Acara berlangsung sejak pukul 07.00 sampai 17.00 WIB dan dimeriahkan dengan berbagai hiburan Kepolisian baik paduan suara dari Polisi Wanita (Polwan) NTMC Polri, Parade Defile, tarian dan baris berbaris oleh murid Taman Kanak-Kanak (TK) berseragam Polisi.
Lalu, apa sebenarnya layanan SIM online tersebut? Menurut Kakorlantas Irjen Pol Condro Kirono kepada Amunisi, SIM online merupakan inovasi dari Polri dalam memudahkan masyarakat memperoleh SIM. Dasar kebijakannya adalah program prioritas Presiden RI, dalam penggunaan sarana teknologi informasi.

“SIM online ini juga termasuk bagian dari Program Prioritas Kapolri dalam hal penataan kelembagaan dan meningkatkan budaya anti korupsi, peningkatan profesionalisme anggota Polri serta melaksanakan quick wins Polri, yakni crash program pelayanan masyarakat, pelayanan yang bersih dari percaloan,” kata Kakorlantas.

Dasar kebijakan lainnya dari peluncuran SIM online ini adalah Renstra Kakorlantas Polri dalam hal peningkatan sistem penerbitan SIM melalui aplikasi SIM online. “Intinya ada tiga dasar kebijakan yang melandasi peluncuran SIM online tersebut,” ungkap Kakor Lantas.

Gubernur Banten Rano Karno (kedua kanan), Kapolda Banten Brigjen Boy Rafly Amar (tengah) bersama staf menekan tombol saat Peluncuran Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara online di Alun-alun Serang, Banten, Minggu (6/12). Peluncuran Layanan SIM online di seluruh Polda dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat memperpanjang masa berlaku SIM. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/ama/15
Gubernur Banten Rano Karno (kedua kanan), Kapolda Banten Brigjen Boy Rafly Amar (tengah) bersama staf menekan tombol saat Peluncuran Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara online di Alun-alun Serang, Banten, Minggu (6/12). Peluncuran Layanan SIM online di seluruh Polda dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat memperpanjang masa berlaku SIM. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/ama/15

Keunggulan dari sistem SIM online ini, kata Condro Kirono, masyarakat dapat melakukan perpanjangan SIM di Satpas, gerai SIM, SIM Keliling dimana saja di seluruh Indonesia yang sudah online. “ Masyarakat tidak harus melakukan perpanjangan SIM sesuai domisilinya,” terang Kakor Lantas,
Sistem ini berjalan karena centralized dimana data SIM seluruh Indonesia disimpan secara terpusat dalam server SIM online yang ditempatkan di Korlantas Polri.

Kemudian juga dilakukan secara integtated dimana data SIM online integrated dengan server data e KTP di Kemendagri, terhubung dengan data laka lantas/IRSMS, data pelanggaran lalu lintas/tilang, dan data kriminalitas, pembayaran PNBP SIM di BRI terintegrasi dengan Puskeu dan Kemenkeu RI.
Sementara, rencana pengembangan jangka panjang layanan SIM online, Kakor Lantas menyebut bahwa Korlantas akan melakukan enam langkah prioritas. Pertama/melakukan upgrade Satpas pada tujuh Polda di Pulau Jawa yang masih menggunakan sistem aplikasi tahun 2016 (Jatim, Jateng, Jabar, Banten, DKI Jakarta, Lampung, dan Sumsel) secara bertahap dimulai tahun 2016.
Kedua) upgrade 114 perangkat SIM keliling online yang ditargetkan pada tahun 2016, -Ketiga) penambahan 100 unit kendaraan SIM keliling beserta perangkatnya guna memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan ditargetkan pada 2016 terpenuhi.
Kempat) Pengembangan lapangan praktik dan ruang pelayanan SIM, ditargetkan pada 2016 mendatang 10 Satpas selesai. -Kelima) pemenuhan data automated fingerprint identification system (AFIS/sidik jari online), dan keenam) pengadaan kendaraan uji praktik SIM bagi penyandang disabilitas, ditargetkan di 32 Satpas Polda tahun 2016. (lis/dra)

 599 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *