KPA Gedung BLH Bangka Sudah Beberapa Kali Diperiksa Kejari Bangka

IMG-20180303-WA0108

SUNGAILIAT, DETEKSIONLINE.COMSelain Panca ST Kabid Bina Marga PU Tata Ruang Kabupaten Bangka, penyidik Tipikor Kejaksaan Negeri Bangka sudah berkali kali memeriksa Kuasa Pengguna Anggaran ( KPA) Gedung BLH Kabupaten Bangka Asep Setiawan.

Pemeriksaan tersebut untuk mendalami kasus dugaan penyimpangan rehab gedung kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Tahun 2016 yang diduga merugikan Negara Ratusan Juta Rupiah.

Hal itu diakui oleh Asep Setiawan saat dihubungi Amunsi News pada Saptu (3/3/2018), Asep mengaku sudah berkali-kali diperiksa Penyidik Kejari.

“Sudah pak, saya sudah berkali-kali diperiksa dan selain saya ada PPK dan PPTK mantan bawahan saya juga ikut diperiksa oleh penyidik Kejari Bangka,” akui Asep melalui telepon selular pada Sabtu (3/3/2108).

Selain itu Asep mengaku tidak mengetehui di mana letak permasalah proyek Gedung BLH.

“Saya rasa tidak ada penyimpangan dalam proyek BLH Kabupaten Bangka, karena saya selalu mendapatkan laporan dari PPKNYA,” tambah Asep lagi.

Sebelumnya diketahui beberapa pejabat PU Tata Ruang Kabupaten Bangka yang sudah diperiksa oleh penyidik Tipikor Kejaksaan Negeri Bangka

“Hari ini saya dan rekan dari PU Tata Ruang menjalani pemeriksaan terkait pembangunan gedung kantor LH Kabupaten Bangka karena saya saat itu sebagai perencana,”  ujar Panca ditemui sesaat sebelum pemeriksaan beberapa minggu yang lalu.

Sementara itu Kasi Intel Kejari Bangka Yoga Pamungkas SH MH membenarkan bahwa Kejari Bangka sedang mendalami kasus proyek gedung kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, itu dikatakan Yoga kepada Amunisi News melalui telepon pada Rabu (21/2/2018)

‘Iya pak, kasus gedung LH masih tetap jalan tetapi kita masih fokus terhadap kasus korupsi Kolam Renang dan DAS Air Anyir,” kata Yoga, Rabu (21/2/2018) yang lalu.

Sebelumnya sudah diberitakan, proyek peningkatan rehab gedung kantor Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bangka sudah mulai di Lidik Kejari Bangka dimana saat itu sewaktu Kasi Pidsus Kejari Bangka, MF Hasibuan dikonfirmasi, Rabu (6/12) mengaku pihaknya sedang melakukan pendalaman terhadap proyek peningkatan rehabilitasi gedung DLH Bangka yang dikerjakan oleh CV Usaha Anak Negeri dengan pagu dana sebesar Rp1.374.072.000 bersumber dari APBD tahun 2016,

“Kami lagi melakukan pendalaman terhadap proyek itu,” katanya tempohari kepada wartawan.

Pandi juga menyatakan keseriusan untuk mendalami proyek peningkatan rehabilitasi gedung DLH Bangka ini dan sejumlah berkas berkas terkait proyek tersebut sudah dikumpulkan untuk menentukan langkah hukum apa yang akan diambil kedepannya.

“Berkas berkasnya juga sudah kita mintakan tinggal penyelidikan dan pemeriksaan terhadap objek hukum maupun subjek hukumnya,” kata Pandi ( tempohari dikatakan Pandi kepada wartawan.

Proyek peningkatan rehabilitasi gedung Dinas LH Bangka ini mulai dibidik oleh Intel Kejari Bangka setelah mendapatkan laporan dari masyarakat terkait pembangunannya yang aal-asalan dan diduga mark up.(man)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*