Komentari Ceramah Ustad Abdul Somad, Warga Kepri Ditampar dan Dipaksa Minta Maaf

IMG-20171226-WA0014

Korban Cin Cun saat mendapat perlakuan persekusi dari massa pendukung Ustad Abdul Somad.

JAKARTA, DETEKSIONLINE.COM – Warga Batam, Kepulauan Riau (Kepri) bernama Cin Cun mendapatkan perlakuan kasar oleh massa yang tak terima karena ia mengomentari pencekalan Ustad Abdul Somad saat akan menggelar ceramah di Hongkong.

Penolakan terhadap Ustad yang sedang naik daun tersebut saat inipun tengah ramai menjadi pemberitaan media massa di tanah air. Penyebabnya karena ceramah yang kerap menimbulkan masalah.

Ketum Gerakan Dukung Bersih Tegas Pintar (GARDU BTP) Drs. Amin Minhan, SH meminta perhatian Kapolri dan Kapolda Kepri atas kasus persekusi tersebut.

“Kami mengharapkan Kapolri mengusut tindakan persekusi yang dilakukan di wilayah Polda Kepri tersebut, dan menindak pelakunya sesuai hukum yang berlaku,” ujar Drs. Amin Minhan, SH kepada Deteksionline.com, selasa (26/12/2017).

Amin menyesalkan tindakan main hakim sendiri (persekusi) tersebut. Padahal tindakan persekusi ini yang sudah menjadi perhatian ekstra Kapolri yang bermula dari Pilkada DKI lalu.

“Ini tidak boleh dibiarkan, karena akan merusak dan melemahkan lembaga kepolisian,” tegas Amin.

Amin menghimbau kepada semua warga untuk tidak mengulangi aksi main hakim sendiri tersebut, dan meminta Kapolri untuk mengambil tindakan tegas bagi sekelompok orang yang melakukan persekusi.

“Apabila ini dibiarkan maka akan semakin marak hukum Rimba yang dilakukan sebagian masyarakat yang melecehkan hukum yang berlaku. Disaat Pemerintah sedang menggalakkan masyarakat sadar dan patuh hukum justru ada sekelompok masyarakat yang melecehkan pihak aparat hukum dengan bertindak main hakim sendiri di masyarakat,” harapnya. (Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*