Selama Sepekan Kedepan, Polda Metro Bakal Tindak Tegas Pelanggaran Ganjil Genap Kendaraan

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com – Polda Metro Jaya akan menindak tegas terhadap kendaraan yang melanggar aturan Ganjil Genap (Gage) yang terdapat di tiga titik di Ibu Kota selama sepekan kedepan.

Penindakan penilangan pelanggaran lalu lintas Gage itu dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam penanggulangan kasus Covid-19 di tanah air.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, penindakan penilangan Gage itu, akan dilaksanakan mulai 1 sampai 6 September 2021 besok, setelah pemerintah resmi perpanjang Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan level 4 Jawa – Bali.

“Untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya sendiri penindakan Gage itu dilaksanakan hanya di tiga lokasi, yaitu Jalan sudirman, Jalan M Thamrim, dan Jalan Rasuna Said,” kata Sambodo di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa, (31/08/2021).

Dalam penindakan penilang terhadap kendaraan yang melanggar aturan ganjil genap ini dilakukan dengan menggunakan kamera ETLE, maupun tilang secara manual, apabila ditemukan secara langsung oleh anggota yang bertugas pada hari itu.

“Kami ingatkan sekali lagi bahwa ganjil genap ini berlaku untuk seluruh pelat hitam. Baik pelat pribadi maupun pelat khususn untuk instasnsi,” tegasnya.

Jika ada instansi yang ingin melewati ganjil genpa beber Sambodo, silakan menggunakan kendaraan pelat dinas masing – masing, baik itu pelat merah pelat dinas TNI Polri atau pelat instansi lainnya.

“Kalau dia menggunakan pelat hitam, maka akan berlakunya aturan ganjil genap,” timpalnya.

Untuk itu, kepada instansi yang mau melintas pada tiga titik Gage agar tidak terkena penindakan ganjil genap, disarankan agar menggunakan pelat dinas instansi pelat merah, pelat TNI Polri atau instansi lannya.

“Penindakan pelanggar Gage itu berlaku mulai Pukul: 06.00 sampai dengan pukul 20.00 WIB. Terkecuali, kendaraan darurat seperti, ambulance, pemadam kebakaran, kepolisian, dan sebagainya,” terangnya.

Jika dibanding PPKM level 3 dengan PPKM level 4, tentunya ada peningkatan kurang lebih antara 7 sampai sekitar 20 persen peningkatan dari PPKM level 3 dibanding PPKM level 4.

Namun, apabila dibanding dengan masa PPKM darurat sebelum dilaksanakan PPKM level 4 atau PPKM mikro dibulan Juni 2021 lalu, maka angka volume mobilitas sekarang masih lebih rendah dibandingkan pada masa bulan Juni. Hal ini sesuai hasil evalusi kemarin.

“Kita akan melihat nanti bagaimana di akhir bulan di akhir PPKM level 3 minggu ini akan kita sampaikan lagi kepada media karena secara fakta dilapangan anggota melaporkan bahwa pantauan CCTV dibeberapa ruas jalan jakarta sudah mulai terjadi kepadatan khususnya pada pagi dan sore hari,” tutupnya. (Gomes).

 176 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *