BKPSDMD Gelar Rakor Persiapan Pelaksanaan Ujian SKD CAT CASN

  • Share

Pangkalpinang, Deteksionline.com – Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru tahun 2021 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berlangsung di Aula Natarpraja, BKPSDMD Babel, Kamis(26/8/21).

Dipimpin Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kepulauan Bangka Belitung, Susanti, rapat koordinasi ini menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Babel, Andri Nurtito, BPBD, Biro Umum Setda Babel, Sapol PP, Inspektorat, dan Dinas Komunikasi dan Informatika Babel.

Rapat Koordinasi ini dilaksanakan setelah BKPSDMD Babel menerima surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) tentang pelaksanaan Ujian SKD CAT CASN dan seleksi Kompetensi PPPK Non Guru Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 hingga 20 September 2021 mendatang.

Adapun jumlah peserta SKD CASN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2021 yang telah lolos memenuhi syarat dalam seleksi administrasi berjumlah 1.548, yang terdiri dari 1.206 peserta dengan Titik Lokasi Mandiri di Ruang CAT BKPSDMD Babel lantai 4 Kantor Gubernur dan 343 peserta lainnya yang berada di Luar Bangka Belitung dengan Titik Lokasi BKN. Dari 1.548 peserta itu akan memperebutkan 113 formasi jabatan yang ada.

Kepala BKPSDMD Babel, Susanti saat memimpin jalannya rapat menyampaikan bahwa, pihaknya sengaja mengundang dan mengajak dinas terkait, karena dalam pelaksanaannya, Ujian SKD CAT CASN ini mengacu pada Rekomendasi Ketua Satgas Covid-19 Nasional Nomor B-115/KA SATGAS/PD.01.02/8/21 tentang Pelaksanaan Seleksi CASN Tahun 2021 wajib dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan yang ketat.

Oleh karenanya Kepala BKPSDMD meminta masukan kepada dinas terkait yang menjadi butir-butir dalam rekomendasi diantaranya:

1. Melakukan Swab Test RT PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non reaktif yang pelaksanaannya wajib sebelum mengikuti seleksi CASN Tahun 2021;

2. Menggunakan masker 3 lapis (3 ply) dan ditambah masker kain di bagian luar (double masker);

3. Jaga jarak (physical distancing) minimal 1 (satu) meter;

4. Cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer;

5. Ruang kegiatan maksimal diisi 30 (tiga puluh) persen dari kapasitas normal ruangan tempat pelaksanaan seleksi CASN Tahun 2021 yang akan dilakukan;

6. Khusus bagi peserta seleksi CASN Tahun 2021 di Jawa, Madura, dan Bali wajib sudah divaksin dosis pertama.

Kepala BKPSDMD Babel, Susanti memaparkan tugas dan tanggung jawab dari dinas terkait yang membantu pelaksanaan ujian, sekaligus meminta arahan dan masukan khususnya dalam teknis pelaksanaan ujian, seperti pengaturan pintu masuk dan keluar peserta yang berbeda, pengaturan petugas atau panitia pelaksana, hingga masukan tempat pelaksanaan _Swab Test RT PCR_ maupun _Rapid Test Antigen_ Covid-19 yang telah diakui oleh Badan Karantina dan terhubung dengan Aplikasi Satgas Covid-19 Nasional.

Dalam rapat itu juga dibahas Penjadwalan Ulang Peserta yang terkena Covid-19 (positif) pada saat hari pelaksanaan ujian untuk sesuai ketentuan BKN untuk melaporkan ke Panitia Seleksi Daerah (Panselda). Panselda akan mengirimkan surat permohonan kepada Kepala BKN c.q Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian untuk menjadwal ulang peserta. Penjadwalan Peserta yang terkena Covid-19 positif, merupakan kebijakan Panselnas untuk penetapan waktu dan lokasi ujian dengan titik lokasi di BKN Pusat, Kantor Regional maupun UPT BKN.

Masukan dan kesepakatan yang didapat dalam rapat ini, selanjutnya akan menjadi ketetapan pelaksanaan ujian yang segera akan disosialisasikan kepada para peserta.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Andri Nurtito mengingatkan agar pelaksanaan Ujian SKD CAT CASN ini dipersiapkan secara matang. Pihaknya berharap, persiapan matang dengan detail merinci segala sesuatunya, pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan lancar dan aman sehingga  tidak menjadi kluster baru dalam penyebaran Covid-19 khususnya di Bangka Belitung..(red)

 101 total views,  2 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *