Ini Alasan Polda Metro Berlakukan Gage Tiga Titik, Saat Jakarta Laksankan PPKM Level 3

  • Share

JAKARTA,Deteksionline.com Meski penyebaran Covid-19 di Ibu Kota terlihat menurun dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang semula berada pada level 4 kini telah turun menjadi level 3, Polda Metro Jaya tetap melaksankanan pemberlakuan ganjil genap kendaraan bermotor, Pasca pemerintah resmi mengumumkan perpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa – Bali hingga 30 Agustus 2021 mendatang.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Dirlantas) PMJ Kombes Pol, Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya melihat bahwa kebijakan ganjil-genap ini, masih cukup efektif untuk menurunkan mobilitas di ruas-ruas jalan yang kita berlakukan kawasan ganjil-genap.

“Sehingga hasil rapat tadi, mulai dari Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Satpol PP dan Kadishub DKI, kita memutuskan tetap melanjutkan ganjil-genap dengan beberapa perubahan,” kata¬† Selasa, (24/08/2021).

Kendati demikian, pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 itu, hanya diberlakukan pada tiga wilayah atau titik ruas jalan yang terdapat di Ibu Kota.

Tiga kawasan itu antara lain yaitu di Jln. Jend. Sudirman, Jln. MH Thamrin dan JIn. HR Rasuna Said, mulai dari simpang Mampang Prapatan, Jakarta Selatan sampai simpang JIn Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Sementara PPKM level 4 sebelumnya, pembelakuan Gage ini mencapai 8 titik.

“Untuk satu minggu ke depan mulai tanggal 26 Agustus sampai tanggal 30 Agustus 2021 kita akan memberlakukan ganjil genap pada tiga kawasan tersebut, sejak pukul 06.00 hingga 20.00 WIB,” ujarnya.

Tiga kawasan yang dibelakukan Gage ini menurut Sambodo, merupakan kawasan utama perkantoran di Jakarta, di mana pada masa PPKM level 3 ini juga masih diberlakukan ketentuan esensial dan kritikal dengan sistem WFH-WFO sampai dengan 50 persen.

Sementara itu, kendaraan-kendaraan yang dikecualikan, lanjut Sambodo, juga sama yaitu, sepeda motor, kendaraan plat kuning, kendaraan TNI/Polri, kendaraan dinas plat merah.

“Untuk semua jenis kendaraan plat hitam ini kecuali yang dikecualikan, korban kecelakaan, kepolisian, darurat, dokter, kaitan dengan vaksin. Maka akan tetap diberlakukan ganjil-genap,” (Gomes).

 115 total views,  1 views today

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *